RASIOO.id – Kasus bayi tertukar di Rumah Sakit Sentosa, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memasuki babak baru.
Kedua orang tua berinisial S dan D yang bayinya tertukar satu tahun lalu saat melahirkan, resmi melaporkan manajemen rumah sakit tersebut ke Polres Bogor.
Kuasa Hukum S, Rusdy Ridho saat melapor di Polres Bogor, menyebutkan, bahwa tidak ada titik temu dalam mediasi antara S dan D dengan manajemen RS Sentosa.
Sehingga, keduanya memilih menempuh jalur hukum.
“Kami melaporkan mereka dengan UU Perlindungan Konsumen Pasal 62 karena yang akan kita sasar dalam laporan ini pelaku usahanya bukan individu dari perawatnya,” kata Rusdy, Jumat 1 September 2023.
Baca Juga : Efek Bayi Tertukar, Tim Investigasi KNKP Selidiki Dugaan Mal Administrasi di RS Sentosa Bogor
Ia menyertakan barang bukti berupa hasil tes DNA dari Puslabfor yang memastikan bahwa dua bayi laki-laki dari S dan D tertukar usai proses persalinan.
Penawaran dari pihak RS Sentosa saat mediasi yaitu, berupa bantuan kesehatan dan beasiswa anak hingga SMA. Namun, S dan D sepakat menolak tawaran tersebut.
“Yang mana itu semua sudah dicover oleh negara. Setiap warga negara kan wajib BPJS, kemudian dari SD sampai SMA gratis kan ya yang negeri,” papar Rusdy.
Sementara Kuasa Hukum D, Binsar Aritonang menyebutkan, kliennya dan S merupakan sama-sama korban kelalaian RS Sentosa.
“Jadi saya rasa penawaran tersebut sudah patutnya kami tolak. Kami akan melakukan tuntutan pidana maupun perdata,” ujar Binsar.
Baca Juga: Efek Bayi Tertukar, Tim Investigasi KNKP Selidiki Dugaan Mal Administrasi di RS Sentosa Bogor
Diketahui, Polres Bogor pada Jum’at 25 Agustus 2023 malam telah mengumumkan hasil tes DNA yang dilakukan di Puslabfor Polri.
Hasil tes DNA memastikan bahwa dua bayi dan masing-masing orangtuanya tertukar setelah satu tahun lalu melahirkan di tempat yang sama, Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kecamatan Kemang.
Kasus ini mencuat ke publik saat pasangan orangtua asal Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Siti Mauliah (37) dan Muhamad Tabrani (52) melapor ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor pada 10 Agustus 2023.
Siti Mauliah melaporkan dugaan bayinya tertukar usai dirinya menjalani operasi caesar di RS Sentosa, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada 18 Juli 2022.
Simak rasioo.id di GoogleNews














Komentar