RASIOO.id – Wisatawan yang akan menghabiskan malam tahun baru di Pincak, Bogor, Jawa Barat harus mengetahui kebijakan Rekayasa Lalu lintas yang akan diterapkan oleh Polisi. Informasi tersebut sangat penting agar pengunjung terhindari dari kemacetan.
Satlantas Polres Bogor berencana menerapkan malam tanpa kendaraan di jalur wisata Puncak Bogor, pada malam tahun baru 2024.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, malam bebas kendaraan ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan wisata tersebut.
Adapun cara yang dilakukan pihak kepolisian guna memastikan hal tersebut berjalan lancar, dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan. Polisi akan mengalihan arus dimulai dari Exit GT Ciawi menuju Puncak sejak pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2023.
Kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Puncak akan dialihkan melalui Simpang Ciawi.
“Dari Tol yang ke arah Puncak kita alihkan lurus ke Simpang Ciawi,” kata Rizky, Selasa 19 Desember 2024.
Baca Juga : Jelang Libur Tahun Baru, Polisi Pasang 3 Camera Traffic Counting di Jalur Puncak Bogor
Namun, sambung Rizky, apabila terjadi kepadatan maka dari Simpang Ciawi yang menuju jalur utama Puncak akan dialihkan ke jalur alternatif maupun Sukabumi. Rekayasa ini sedianya dilakukan hingga pukul 21.00 WIB.
“Dari pukul 21.00 WIB akan diberlakukan malam tanpa kendaraan di Jalur Puncak sampai pukul 02.00 WIB pada 1 Januari 2024, berlaku untuk motor dan mobil. Juga nanti rencananya kita akan siapkan 3 atau 4 titik penyekatan kendaraan,” jelas Rizky.
Selepas 1 Januari 2024 sekira pukul 02.00 WIB, kemungkinan akan diprioritaskan kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta hingga pukul 06.00 WIB.
Prioritas kendaraan tersebut, nantinya juga bisa untuk dilakukan skema rekayasa lalu lintas, seperti diberlakukan oneway atau sistem rekayasa lainnya.
“Setelah malam Tahun Baru, kita prioritaskan kendaraan yang akan ke Jakarta,” terangnya.
Dengan rencana rekayasa lalu lintas itu, diharapkan masyarakat dapat melalui jalur alternatif baik via Jonggol maupun Sukabumi menghindari kepadatan. Rekayasa ini masih terus akan diperbaharui sambil melihat dinamika kondisi lalu lintas di lapangan.
“Nanti akan kita update terus rekayasanya, karena sambil melihat kondisi dan masukan-masukan dari pihak lain terkait pengaturannya,” ungkapnya.
Di samping itu, tambah Rizky, prediksi peningkatan volume kendaraan di Jalur Puncak terjadi dua kali. Yakni pada libur Natal mulai Jumat 22 Desember 2023 dan libur Tahun Baru 29 Desember 2023.
“Itu prediksi kita, mulai Jumat besok libur Natal. Nanti Tahun Baru di hari Jumat lagi (peningkatan volume kendaraan di Jalur Puncak),” pungkasnya.















Komentar