Gempa Susulan di Sumedang Terjadi Lagi, Terbaru M 2,7

RASIOO.id – Gempa susulan masih terus terjadi dan dirasakan di Sumedang, Jawa Barat. Gempa terbaru berkekuatan Magnitudo 2,7 berpusat di Tenggara Kabupaten Sumedang dengan kedalama 10 Kilo meter, Selasa 2 Januari 2024 sekira pukul 14.35 WIB.

Sebelumnya gempa susulan terjadi pada senin 1 Januari 2024 pukul 20.46 WIB dengan magnitudo 4,5. Gempa berturut-turut tersebut menambbah jumlah bangunan rusak dan pengungsi.
Data terbaru, sekitar 400 rumah rusak, dan sekitar 518 orang mengungsi ke tempat aman.

“Ya kemarin gempa lagi dan ada beberapa kerusakan lagi pada bangunan rumah, dan dan total pengungsi 518 orang,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Triadi Machmudin, melalui keterangan tertulisnya, Selasa 2 Januari 2024.

Data sementara, gempa mengakibatkan rumah rusak ringan 303 unit, 92 rumah rusak sedang, dan 69 rumah rusak berat. Selain itu, juga terdapat kerusakan pada 14 fasilitas pendidikan serta tujuh tempat ibadah dan sarana umum.

“Itu sementara, dan kini kan sudah status tanggap darurat. Jadi artinya nanti pemerintah lebih leluasa dalam penanganan, termasuk support anggaran,” kata Bey.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa dangkal kembali mengguncang Kabupaten Sumedang dengan kekuatan magnitudo 4,5 pada kedalaman 10 km.

Gempa yang terjadi pada pukul 20.46.48 WIB itu berpusat pada koordinat 6,82 Lintang Selatan (LS) dan 107,92 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km utara Kabupaten Sumedang.

Gempa dirasakan di Rancakalong, Jatinangor, Bandung, dalam skala intensitas III MMI (Modified Mercally Intensity). Artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Gempa juga terasa di Cirebon, Garut, dan Subang, dalam Skala Intensitas II MMI dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Itu merupakan gempa keenam di Sumedang, dimana pada 31 Desember 2023 malam gempa berkekuatan 4,8 magnitudo dengan gempa awal dan susulannya, menyebabkan 138 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak berat, 456 warga mengungsi, kemudian 11 orang mengalami luka ringan dengan dua orang diantaranya dirawat di RSUD Sumedang dan RS Santosa Bandung.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar