RASIOO.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto mengakui masih ada area di daerahnya yang belum bisa mengakses jaringan internet alias blankspot. Bayu mengatakan, kondisi geografi alam pergunungan menjadi salah satu penyebabnya.
“Kita kan melihat kontur wilayah kita yang banyak perbukitan dan pegunungan, itu jujur menyulitkan capaian jaringan berkaitan dengan internet,” kata Bayu, Kamis 1 Februari 2024.
Menurut dia, penanganan permasalahan blankspot atau wilayah tanpa jaringan internet di Kabupaten Bogor tidak akan rampung di tahun 2024.
“Masih tetep ada (blankspot), target Kabupaten Bogor (nihil blankspot) secepatnya,” kata Bayu, Kamis 1 Februari 2024.
Baca Juga : Kemenkominfo Take down 846.047 Konten Judi Online
Menurut Bayu, penyebab banyaknya blankspot di wilayah administrasinya disebabkan oleh kontur wilayah perbukitan hingga pegunungan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Bayu, Pemkab Bogor telah berkoordinasi dengan PT Telkom guna mencari solusi untuk menangani blankspot ini.
“Tidak hanya sekedar blankspot sebenarnya, itu lebih kepada lemah sinyal. Karena kalo blankspot itu bisa jadi diminta atau dibuat supaya tidak terjadi sinyal disitu, karena mungkin instalasi vital,” ucap Bayu.
Langkah penanganan blankspot ini dibuktikan oleh Pemkab Bogor dengan pemasangan akses instalasi internet di Kampung Ciguha, Desa Bantar Karet, Kecamatan Klapanunggal.
“Disitu ada masyarakat sekitar 200 KK Itu sedang berproses, tapi kan karena ini memerlukan perangkat yang demikian besar, jadi kita harus juga meninjau kelayakan perangkat (yang) dipasang disana,” pungkasnya.
Area blankspot di Kabupaten Bogor sepat disinggung Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke Kabupaten Bogor, Selasa 31 Januari 2024.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar