RASIOO.id – Gegara terpikat motor antik, seorang kuli bangunan berinisial ARA (27) tega membunuh pemiliknya. Korban berinial D (40) merupakan warga Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Gunung Putri, AKP Didin Komarudin menyebut, aksi pembunuhan itu terjadi pada Rabu 14 Februari 2024 sekira pukul 02.45 WIB.
Dia menjelaskan, aksi pembunuhan terjadi di kediaman korban, Perum Vila Nusa Indah 2, Desa Bojong Kulur. Pihak kepolisian menerima laporan sekira pukul 09.00 WIB dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.
“Pengecekan CCTV dan hasil Autopsi terhadap korban, didapat kesimpulan korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul pada bagian kepala,” kata Didin melalui keterangannya, Jum’at 16 Februari 2024.
Baca Juga : Bunuh Ayah Sendiri, Pria ODGJ di Tenjo Bogor Diringkus Polisi
Atas dasar temuan tewasnya D dengan kondisi bersimbah darah di dalam kamar mandi, pihak kepolisian pun mencurigai satu nama, yaitu ARA (27) yang tak lain adalah tukang bangun di komplek setempat.
ARA diamankan oleh bhabinkamtibmas setempat beberapa jam setelah D diketahui sudah tewas bersimbah darah di kamar mandi.
“Saat itu diamankan oleh Bhabinkamtibmas yang sedang kontrol TPS, (ARA diamankan) karena dicurigai akan melakukan pencurian di rumah warga tidak jauh dari TKP,” ucapnya.
Setelah diamankan, pihak kepolisian melakukan interogasi mendalam terhadap ARA.
“Setelah dilakukan interogasi secara mendalam, pelaku mengakui perbuatannya dengan motif ingin menguasai atau mencuri sepeda motor antik yang disimpan di gudang tersebut,” ujar Didin.
Selain itu, pihak kepolisian pun mengamankan satu buah kunci roda yang digunakan oleh ARA untuk menghabisi nyawa D.
“1 buah baju, celana dan topi yang dipakai pelaku saat melakukan pencurian dan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan matinya orang,”
Terhadap pelaku, pihak kepolisian pun mengenakannya dengan pasal berlapis, yaitu 338 dan atau pasal 365 dan atau 351 ayat 3 KUHP.
Simak rasioo.id di Google News













Komentar