Markas Damkar Longsor, PETA DPD KNPI Kota Bogor Minta PJ Walikota Evaluasi Kinerja Dinas Damkar

RASIOO.id – Ketua Pemuda Tanggap Bencana (PETA) KNPI Kota Bogor, Beni Sitepu kritisi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) sektor Yasmin yang sudah tidak layak, namun masih digunakan.

Menurut Beni, rusaknya fasilitas publik itu sejak tanggal 23 Desember 2023 lalu berpotensi mengganggu layanan publik dan juga membahayakan keselamatan petugas Damkar itu sendiri.

“Sungguh ironis. Hingga saat ini, pemerintah Kota Bogor belum juga memberi solusi atas rusaknya bangunan publik (Damkar) tersebut. Padahal, unit itu infonya masih beroperasi,” ucap Beni, Jumat, 24 Mei 2024, di Kota Bogor.

“Tentu kita bisa bayangkan potensi buruk apa yang mungkin terjadi bila masalah ini terus dibiarkan. Nyawa para petugas Damkar bisa jadi taruhannya,” sambung dia.

Ketua PETA DPD KNPI Kota Bogor Beni Sitepu
Ketua PETA DPD KNPI Kota Bogor Beni Sitepu

Menjawab hal itu, Pria yang kerap disapa Beni itu meminta Pemkot Bogor segera mengambil tindakan konkrit agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

“Jelas tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. PJ Walikota Bogor harus segera menutup unit tersebut untuk sementara dan mencari tempat alternatif yang lebih representatif dan kondusif,” ungkap Beni.

Tidak hanya itu, Beni juga meminta PJ Walikota segera mengevaluasi kinerja Dinas Damkar Kota Bogor.

“Demi layanan publik yang bermutu dan prima, PJ Walikota Bogor harus segera mengevaluasi kinerja jajaran elit Dinas Damkar Kota Bogor,” katanya.

“Ini pertanda buruk dan lambannya kinerja mereka. Persoalan yang sudah jelas seperti ini saja mereka kurang peka. Padahal ini berkait erat dengan layanan publik,” pungkas Beni.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar