Pemkot Bogor Atasi Keterlambatan Pengangkutan Sampah di Tengah Kendala Armada

 

RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang berupaya mengatasi keterlambatan pengangkutan sampah yang terjadi di beberapa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di wilayah Kota Bogor, termasuk di TPS Gang Ardio, Kecamatan Bogor Tengah. Keterlambatan ini kini sedang diatasi secara bertahap oleh petugas kebersihan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas keterlambatan ini dan menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh perbaikan puluhan armada pengangkutan sampah yang dilakukan secara bergantian.

“Totalnya ada 20 hingga 30 armada yang perlu perbaikan. Kami sedang menata peremajaan angkutan yang tidak memiliki cadangan dan memerlukan pemeliharaan, sehingga kadang-kadang terjadi jeda waktu setengah hari atau satu hari,” ujar Hery, Selasa 16 Juli 2024.

Baca Juga: Pemkab Bogor “Ngos-ngosan” Atasi Masalah Sampah, Setiap Hari Sisa 1.000 Ton Tak Tertangani

Sebagai solusi jangka panjang, Hery menyebutkan bahwa Pemkot Bogor telah menganggarkan pengadaan unit baru dan perbaikan armada, serta mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat untuk kebutuhan tahun ini dan tahun 2025, termasuk untuk alat berat pengangkut sampah.

Penanganan sampah di Kota Bogor tidak hanya berkutat pada pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemkot Bogor juga sedang merintis solusi teknologi modern untuk menangani sampah guna mencapai tujuan zero waste.

Saat ini, Kota Bogor memiliki 32 unit Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R), serta 300 bank sampah yang mampu mengurangi sekitar 18 persen dari total 700 ton sampah yang dihasilkan per hari.

“Lebih dari itu, kami juga ingin membangun kultur dan mindset agar pengelolaan sampah menjadi bagian dari keseharian kita. Penting untuk menjaga keberlanjutan proses ini,” tambah Hery.

Dalam pengelolaan sampah, Hery menekankan adanya proses bisnis yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan solusi jangka panjang, sehingga menjaga lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar