Menakar Visi Calon Wali Kota Tangerang

 

RASIOO.id – Para bakal calon Wali Kota Tangerang memaparkan visi dan misi mereka terkait berbagai isu pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pemerintahan dalam diskusi bertajuk ‘Ngobrol Masa Depan Kota Tangerang Damai dan Sejuk’ yang diselenggarakan oleh Tangerang Pos di Notaree Coffee, kawasan Puspemkot Tangerang, pada Minggu, 21 Juli 2024.

 

Berikut sekilas visi yang ditawarkan para kandidat untuk membangun Kota Tangerang lima tahun kedepan:

 

Ahmad Amarullah (Rektor UMT)

Smart People:

Ahmad Amarullah ingin menjadikan Kota Tangerang sebagai kota pelajar yang unggul, melampaui Kota Surabaya, Tangsel, bahkan Yogyakarta.

“Saya ingin membenahi sistem pendidikan di Kota Tangerang dan menghapus dikotomi antara lembaga pendidikan swasta dan negeri,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap entitas swasta dalam memajukan pendidikan.

 

Smart Transportasi:

Mengenai transportasi, Ahmad Amarullah mencontohkan inisiatif Jak Lingko di DKI Jakarta.

“Kita bisa mengadopsi program tersebut dengan memperbanyak titik pemberhentian di pusat-pusat destinasi wisata, perkantoran, dan kuliner,” ujarnya.

Ia juga berencana mewajibkan seluruh pegawai dinas menggunakan transportasi umum untuk mengurangi kemacetan.

Helmy Halim (Politisi Demokrat)

Helmy Halim, seorang jurnalis senior, fokus pada peningkatan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan UMKM.

“Kota Tangerang harus maju dan modern dengan ekonomi yang kuat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dan manajemen aset yang integritas. Selain itu, ia berkomitmen untuk menangani masalah banjir, sampah, kemiskinan, dan kemacetan.

Faldo Maldini (Politisi PSI)

Faldo Maldini memaparkan visinya dengan tiga konsep utama: work (kerja), pray (bahagia), dan live (hidup).

“Kota ini harus mampu memberikan pekerjaan dengan pendapatan yang baik, lingkungan hidup yang nyaman, dan kebahagiaan bagi warganya,” jelasnya.

Erlangga Yudha Nugraha (Politisi Golkar)

Erlangga Yudha Nugraha ingin pemerintah merangkul pemuda sebagai subjek dan objek pembangunan. “Saya ingin pemerintah mengakomodir kebutuhan anak-anak muda,” katanya.

Jazuli Abdillah (Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Banten Fraksi Demokrat)

Jazuli Abdillah menyoroti masalah banjir sebagai tantangan utama. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mengatasi pengangguran.

“Problem banjir di Puri Kartika, taman alun, Ciledug indah, serta peningkatan kualitas SDM perlu perhatian serius,” katanya.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar