Cawalkot Bogor Dedie A. Rachim Bahas Kendala PSU di Permukiman Teratur Bareng Warga Sukaresmi

RASIOO.id – Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor nomor urut 3, Dedie A. Rachim, mengunjungi warga di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Jumat, 15 November 2024.

Dalam rangkaian kampanye Pilkada 2024, Dedie berdialog dengan warga di permukiman teratur terkait sejumlah persoalan yang dihadapi, khususnya mengenai Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU).

Dedie menyampaikan bahwa banyak permukiman menghadapi kendala terkait infrastruktur, seperti drainase, jalan aspal, turap, dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Namun, pemerintah sering kali tidak dapat melakukan intervensi lantaran pengembang belum menyerahkan PSU kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Beberapa kali saya keliling permukiman teratur, kebanyakan warga terkendala soal drainase, aspal, turap, hingga PJU. Sayangnya, pemerintah tidak bisa mengintervensi karena pengembang belum menyerahkan PSU kepada pemerintah,” ujar Dedie.

Ia menjelaskan, kondisi ini kerap terjadi karena pengembang belum menyelesaikan penjualan unit properti. Barang yang belum laku menjadi kendala utama dalam proses penyerahan PSU.

“Pengembang menghadapi dilema. Jika PSU diserahkan saat penjualan baru mencapai 25 persen, maka 75 persen sisanya akan menjadi beban pemerintah. Dari 350 pengembang di Kota Bogor, saat ini hanya sekitar 80-100 yang masih bertahan,” ungkap Dedie.

Dedie menambahkan, ada mekanisme yang memungkinkan masyarakat menyerahkan PSU secara langsung kepada pemerintah. Namun, proses tersebut harus melalui prosedur tertentu.

“Ada mekanisme penyerahan mutlak dari masyarakat kepada pemerintah. Tapi, tentunya ada langkah-langkah yang harus ditempuh terlebih dahulu,” jelasnya.

Dedie juga menyoroti adanya peraturan yang dinilai kurang ideal dan menyulitkan pengembang. Ia berkomitmen untuk mengevaluasi aturan tersebut guna mencari solusi yang lebih efektif.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita. Nanti akan kita evaluasi dan carikan formula yang tepat agar kesalahan tidak berulang di masa depan. Pengembang juga punya dasar aturan, jadi belum tentu mereka sepenuhnya salah. Mungkin memang aturan yang ada perlu disesuaikan,” tutup Dedie.

Dedie A. Rachim, yang berpasangan dengan Jenal Mutaqin dalam Pilkada 2024, berjanji untuk menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan PSU jika terpilih sebagai Wali Kota Bogor.

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar