RASIOO.id – Yayasan Pendidikan MTS Nurwidia mengadakan acara bertema “Madrasah Digital Berkemajuan dan Bermutu Dunia” di Lebak, Banten, Senin, 16 Desember 2024. Acara ini menjadi wujud respons terhadap tantangan era digital yang menuntut madrasah untuk beradaptasi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai spiritual khas lembaga pendidikan keagamaan.
Kepala MTS Nurwidia, Mumu Nazmudin, menyebut program Madrasah Digital Learning (MDL) sebagai solusi strategis untuk transformasi ini.
“MDL dirancang untuk mendukung pengembangan fasilitas digital seperti smart class, smart library, dan ruang digital terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan era modern,” ujar Mumu.
Ia berharap sistem MDL dapat diadopsi oleh seluruh madrasah, khususnya di Banten. “Transformasi digital ini harus dilakukan secara kolektif dengan mengoptimalkan jejaring dan perangkat digital yang tersedia,” tambahnya.
Baca Juga: Tak Mampu, Nadia seorang Siswi Kristen Menuntut Ilmu di Madrasah Islam di Kota Bogor
Kolaborasi Mendukung Implementasi MDL
Kasi Penma Kemenag Kabupaten Lebak menekankan pentingnya peran aktif dari berbagai pihak dalam mendukung diaspora MDL.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan dukungan dari Dirjen Pendis melalui Direktorat KSKK Madrasah yang memfasilitasi pengembangan sistem ini,” ungkapnya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk PMU Kemenag RI Sutomo, Kasi Penma Lebak, KKM MTs, serta pihak yayasan Nurwidia selaku penyelenggara.
Dengan inisiatif ini, madrasah diharapkan mampu memadukan nilai-nilai spiritual dengan kemajuan teknologi untuk menciptakan pendidikan bermutu dunia.
Simak rasioo.id di Google News









Komentar