RASIOO.id – Dinas Pendidikan Kota Bogor telah menyiapkan sejumlah skema untuk memastikan kegiatan positif siswa selama masa libur Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriah, yang direncanakan berlangsung pada tahun 2025.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Irwan Riyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang dua skema utama dalam pemantauan siswa. Salah satu skema tersebut adalah pemberlakuan kembali buku laporan siswa, yang akan mencatat berbagai aktivitas siswa selama Ramadan.
“Dinas Pendidikan Kota Bogor sudah menyiapkan skema pemantauan siswa, ini menjadi rutinitas setiap tahun saat Ramadan. Anak-anak nantinya akan diberikan buku laporan bulanan, sehingga mereka tetap melaksanakan kegiatan positif walaupun libur sebulan. Dengan begitu, ada catatan aktivitas mereka,” ujar Irwan, Selasa, 15 Januari 2025.
Irwan menyebutkan, skema buku laporan ini bertujuan untuk mendorong siswa tetap produktif meski sekolah diliburkan. Selain itu, Dinas Pendidikan juga akan menggelar pesantren kilat atau sanlat melalui saluran daring seperti Zoom Meeting.
“Kami merencanakan sanlat online, namun waktunya masih dalam tahap perumusan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irwan menyampaikan bahwa penerapan skema ini bergantung pada kebijakan pemerintah pusat terkait libur sekolah selama Ramadan. Jika pemerintah pusat mengeluarkan pedoman berbeda, maka Dinas Pendidikan akan menyesuaikan arahan tersebut.
“Tentu, jika ada skema pemantauan lain dari pemerintah pusat, kami akan mengikuti arahan. Sementara ini, kami siapkan skema awal yang bisa diterapkan,” jelasnya.
Dinas Pendidikan Kota Bogor saat ini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait wacana libur Ramadan.
Rencana ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi daerah dalam melaksanakan pengawasan terhadap siswa selama masa libur.
Simak rasioo.id di Google News











Komentar