RASIOO.id – Surat edaran yang beredar melalui pesan WhatsApp baru-baru ini viral di media sosial.
Surat tersebut berisi imbauan kepada para orang tua atau wali peserta didik SMP Negeri 12 Bogor agar tidak mengizinkan anak-anak mereka keluar rumah pada malam hari.
Ketua Harian Satgas Pelajar Kota Bogor, Muhammad Iqbal, mengungkapkan bahwa imbauan ini muncul menyusul informasi mengenai rencana aksi gladiatoran yang melibatkan dua sekolah jenjang SMP.
Iqbal menjelaskan, gladiatoran adalah duel antar pelajar yang bisa melibatkan senjata tajam atau perkelahian tangan kosong.
“Ini sangat berbahaya. Kami mengimbau sekolah untuk menyampaikan informasi ini kepada wali murid, agar tidak mengizinkan anaknya keluar lebih dari pukul 9 malam,” kata Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat, 24 Januari 2025.
Berdasarkan informasi yang diterima, aksi gladiatoran pelajar tersebut direncanakan berlangsung di kawasan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, dekat lapangan Koramil.
Iqbal menambahkan, pihaknya telah meningkatkan patroli di lokasi tersebut. “Kami mulai patroli dari siang hingga pukul 18.00 WIB. Malam hari pengawasan dilanjutkan oleh Polsek Tanah Sareal,” jelasnya.
Meski situasi dilaporkan terkendali dalam dua hari terakhir, Iqbal mengingatkan potensi kucing-kucingan antar pelajar yang masih bisa terjadi. Oleh karena itu, orang tua diminta tetap waspada terhadap aktivitas anak-anak mereka.
Iqbal juga mengimbau pihak sekolah untuk aktif mengingatkan siswa agar menjauhi praktik kenakalan remaja. “Setiap sekolah pasti memiliki daftar siswa yang berpotensi melakukan tindakan negatif. Kami minta pihak sekolah memperketat pengawasan terhadap mereka,” tutup Iqbal.
Satgas Pelajar Kota Bogor berharap kerja sama semua pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan aparat keamanan, untuk mencegah aksi yang dapat membahayakan keselamatan para pelajar.
Simak rasioo.id di Google News










Komentar