RASIOO.id – Kelangkaan gas LPG 3 kg atau gas melon di Kabupaten Bogor membuat warga kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk memasak. Dalam dua pekan terakhir, pasokan gas di tingkat agen berkurang drastis, menyebabkan antrean panjang di berbagai wilayah.
Di Jalan Raya Tenjo-Jasinga, Kecamatan Tenjo, warga terpaksa mengantre berjam-jam demi mendapatkan gas melon dari agen resmi. Dalam rekaman video berdurasi 13 detik yang beredar di media sosial, tampak mayoritas ibu rumah tangga berdesakan menunggu giliran membeli gas.
“Saya sudah dua jam mengantre untuk membeli gas LPG 3 kg. Kalau tidak dapat, ya terpaksa mencari kayu bakar, tapi sekarang pun sulit,” ujar Nur Cicih (36), warga Desa Tenjo, Senin, 3 Februari 2025.
Baca Juga: Pangkalan Gas LPG Subsidi di Bojonggede Diserbu Ratusan Warga, Banyak Warga Tak Kebagian
Cicih mengeluhkan bahwa gas di warung eceran dan agen sudah kosong selama beberapa hari terakhir. “Kami berharap pemerintah segera mengatasi kelangkaan ini. Jangan sampai warga semakin kesulitan,” katanya.
Sementara itu, pemilik agen LPG, Bahrudin, mengaku kewalahan menghadapi lonjakan permintaan. “Warga yang antre ini semua dari Tenjo, bukan dari luar daerah. Tapi pasokan hari ini memang terbatas, hanya 560 tabung,” ujarnya.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan pasokan gas LPG 3 kg kembali normal. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi kelangkaan ini.
Simak rasioo.id di Google News














Komentar