DPMD Bogor Pastikan Tak Ada Anggaran untuk Mobil Kedua Operasional Desa Tahun Ini

 

RASIOO.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menyebut, tidak ada anggaran untuk pembelian mobil kedua operasional desa pada tahun 2025.

Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah menjelaskan, seluruh kegiatan sudah direncanakan pada tahun 2024. Sehingga, usulan permintaan mobil operasional desa yang diminta Apdesi tidak masuk pada perencanaan APBD tahun 2025.

“Belum (masuk), karena program tahun ini sudah direncanakan di tahun kemarin, muncul lah perencanaan, dan kegiatan yang sudah masuk APBD 2025,” kata dia.

Baca Juga: Di tengah Pemerintah Efisien Anggaran, Apdesi Malah Minta Mobil Desa Jadi Dua Unit 

Terlebih, kata dia, ada efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah pusat hingga daerah yang menyebabkan sejumlah program yang sudah direncanakan di 2024, akhirnya dipangkas.

Apalagi, kita dia, permintaan mobil operasional desa yang kedua, yang dinilai baru dan tidak mendesak untuk pembangunan Kabupaten Bogor.

“Di tengah jalan, hari ini ada kebijakan-kebijakan penyesuaian, kita melakukan penyesuaian itu,” jelas dia.

Renaldi menjelaskan, para kepala desa harus menggunakan Alokasi Anggaran Desa (ADD) sesuai dengan peraturan yang ada. Sehingga, tidak boleh ADD digunakan untuk membeli mobil jika tidak disetujui pemerintah daerah.

“Temen-temen di desa juga harus bisa membaca prioritas, melihat postur APBDes, kemudian harus membaca kepekaan-kepekaan kondisi yang ada di masyarakat karena masyarakat menilai semua kinerja kita,” tutup dia.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Komentar