Bupati Bogor Bangun Kembali Jalan Bersejarah di Malasari, Siap Jadi Destinasi Wisata Alternatif

RASIOO.id — Pemerintah Kabupaten Bogor akan membangun kembali jalan bersejarah di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung. Jalan berbatu sepanjang 18 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi itu akhirnya akan diaspal setelah puluhan tahun nyaris tak tersentuh perbaikan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, perbaikan jalan tersebut dapat terealisasi setelah Pemkab Bogor menerima hibah jalan dari PT Sumi Asih, pengelola Perkebunan Teh Nirmala.

“Alam di sini sangat lestari, sangat asri. Dari pintu masuk hingga ke ujung kita tidak melihat sampah plastik satu pun,” ujar Rudy usai meninjau langsung kondisi jalan, Rabu, 23 April 2025.

Tak hanya memperbaiki jalan, Rudy juga berencana menjadikan kawasan Malasari yang dikelilingi hamparan kebun teh itu sebagai destinasi wisata baru, sebagai alternatif wisata Puncak yang kini semakin padat kendaraan.

Menurutnya, pembangunan jalan ini tak sekadar membuka akses, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi warga. Namun demikian, Rudy menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak tersebut.

“Jangan sampai setelah jalan dibangun, sampah tidak terurus, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat berubah drastis. Yang tadinya hidup dari kebun, beralih ke sektor perdagangan secara masif. Kita harus berkomitmen menjaga keseimbangan,” tegasnya.

“Kalau kita menjaga alam, insyaallah alam juga akan menjaga kita. Manfaatnya akan berkelanjutan,” sambung Rudy.

Pembangunan jalan Malasari akan dimulai dalam dua pekan ke depan melalui program Karya Bakti TNI yang melibatkan Kodim dan Korem. Proyek ini ditargetkan bisa digunakan masyarakat pada Agustus 2025.

“Untuk tahap awal kita akan mengaspal dulu, sambil jalan kita rapikan drainase. Setelah itu, kita lihat kebutuhan peningkatan selanjutnya,” jelasnya.

Untuk mendukung proyek ini, Pemkab Bogor mengalokasikan anggaran awal sebesar Rp20 miliar.

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Jangan Lewatkan

Komentar