Marak Monyet Liar Turun Gunung di Rumpin, Menteri Kehutanan: Ini Tanda Ekosistem Terganggu

 

RASIOO.id – Kawanan monyet liar kembali terlihat turun dari kawasan perbukitan ke permukiman warga di Kampung Bojong Keong, Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Mereka mencuri makanan dan membuat warga resah.

Fenomena ini diduga kuat berkaitan dengan kondisi hutan yang kian terdegradasi akibat masifnya alih fungsi lahan. Kerusakan ekosistem menyebabkan hewan-hewan liar kehilangan habitat alaminya dan mulai masuk ke wilayah hunian manusia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa gangguan ekosistem seperti ini menjadi sinyal penting untuk memperkuat upaya konservasi hutan, khususnya di wilayah Bogor.

“Kami tidak tinggal diam. Kementerian terus menggalakkan konservasi di seluruh wilayah hutan Indonesia, termasuk di Bogor,” ujar Raja Juli saat meninjau kegiatan penanaman pohon di Rumpin, Selasa, 17 Juni 2025.

Rumpin, kata dia, telah ditetapkan sebagai salah satu wilayah fokus konservasi karena letaknya yang strategis serta dekat dengan fasilitas pembibitan. “Rumpin dipilih karena lokasinya dekat dengan Jakarta dan akses pembibitan juga mudah, jadi secara teknis mendukung,” jelasnya.

Baca Juga: Bangun Budaya Cinta Lingkungan, Kementerian Kehutanan Gelar Kick-Off Penanaman Pohon di Rumpin

Raja Juli juga menyampaikan bahwa pihaknya kini sedang memperkuat gerakan reforestasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas dan lembaga internasional.

“Saya terus mendorong gerakan penghijauan, mulai dari penanaman pohon lewat program WWF, menghijaukan hulu Sungai Citarum, Ciliwung, hingga melakukan rehabilitasi hutan bersama,” imbuhnya.

Kementerian berharap, dengan langkah-langkah nyata ini, fungsi lindung hutan di Bogor dapat dipulihkan secara bertahap sehingga habitat satwa liar kembali stabil dan kejadian serupa tidak berulang.

 

Simak rasioo.id di Google News

Jangan Lewatkan

Komentar