RASIOO.id – PT Tarabatuh Manunggal (TBM), perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, menyatakan komitmennya terhadap kepatuhan regulasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar area tambang. Hal itu disampaikan oleh HRGA PT TBM, Dany Khamdani, dalam penjelasan resmi kepada media.
Menurut Dany, PT TBM secara rutin melaporkan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) kepada dinas terkait setiap enam bulan sekali. Di kawasan tambang, perusahaan telah membangun enam kolam endapan (settling pond) sebagai bagian dari sistem pengelolaan air limbah.
“Pembersihan kolam dilakukan secara berkala sebelum air dialirkan kembali ke lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga ekosistem sekitar,” ujar dia, Rabu 10 Juli 2025.
Selain aspek lingkungan, PT TBM juga menyalurkan kompensasi secara rutin kepada warga, terutama saat perusahaan membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pengamanan kegiatan peledakan (blasting) atau saat perbaikan conveyor yang dilakukan pada malam hari di area berbatasan langsung dengan permukiman. Perusahaan juga menyediakan material jatuhan secara cuma-cuma yang dapat diambil masyarakat di transfer station.
Dany menjelaskan, untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga, PT TBM secara konsisten memantau getaran akibat kegiatan peledakan menggunakan alat vibrometer. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat getaran masih dalam batas aman sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami juga sudah memasang silent roller di jalur conveyor yang melintasi kawasan permukiman guna mengurangi kebisingan,” tambahnya.
Sejak mulai beroperasi pada 2019, PT TBM aktif melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), antara lain perbaikan jalan desa, donasi hewan kurban, bantuan material untuk pembangunan infrastruktur warga, distribusi air bersih, serta pemberian makanan tambahan untuk balita. Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan untuk perbaikan fisik rumah warga yang dinilai terdampak tidak langsung oleh aktivitas tambang.
Dalam hal ketenagakerjaan, PT TBM turut memberdayakan masyarakat lokal. Hingga kini, sebanyak 72 persen dari total karyawan perusahaan berasal dari desa-desa di sekitar lokasi tambang.
“Kami berkomitmen agar kehadiran perusahaan tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga membawa dampak positif secara sosial dan lingkungan,” tegas Dany.
Dengan kombinasi pendekatan ekologis dan sosial, PT TBM berharap dapat terus menjaga kepercayaan publik serta mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan.
Simak rasioo.id di Google News









Komentar