Perkuat Kedaulatan Pangan, 50 Pemuda Kabupaten Bogor Ikut Pendidikan Sekolah Tani

RASIOO.id – Pengurus Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan pendidikan sekolah tani di Hotel Gerbera, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa, 22 Juli 2025.

Kegiatan tersebut di ikuti 50 pemuda dari berbagai wilayah kecamatan se Kabupaten Bogor. Acara berlangsung dengan mengusung tema mewujudkan astacita, perkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Ketua PTI Kabupaten Bogor, Hamdani Maulana Malik menyampaikan, kegiatan sekolah pemuda tani bertujuan untuk membekali para pemuda tani dengan pengetahuan, keterampilan, serta semangat baru dalam mengelola sektor pertanian.

Menurutnya, mereka nantinya bisa secara mandiri dan keberkelanjutan yang berbasis kearifan lokal.

“Sekolah tani ini menjadi wadah edukasi sekaligus konsolidasi gerakan pertanian pemuda yang sejalan dengan visi besar Astacita dan agenda kedaulatan pangan nasional,”ujarnya, Rabu, 23 Juli 2025.

Hamdani juga menegaskan, pentingnya peran generasi muda dalam memastikan keberlanjutan sektor pertanian.

“Hari ini kita tidak hanya bicara tentang pertanian, tetapi tentang masa depan bangsa. Kedaulatan pangan tidak bisa ditawar, dan pemuda harus menjadi ujung tombaknya,”jelasnya.

Sementara itu DPD PTI Jawa Barat Dhamiri A Ghozaly mengatakan. Pihaknya mengapresiasi kegiatan sekolah pemuda tani di Kabupaten Bogor yang baru dibuka ini.

“Dukungannya dari pengurus DPD PTI Provinsi Jawa Barat terhadap inisiatif-inisiatif penguatan kapasitas pemuda tani di tingkat kabupaten,”ujar dia.

“PTI Jawa Barat berkomitmen mendorong transformasi pertanian berbasis pemuda, dan kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat itu terus menyala di daerah,”tuturnya..

Selain itu Dhamiri juga menyampaikan, dengan antusiasme tinggi para peserta dan dukungan penuh dari berbagai pihak, dari hasil sekolah pemuda tani ini bakal memberi dampak baik.

“Sekolah tani ini diharapkan mampu melahirkan generasi petani muda yang inovatif, militan, dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di era global,”pungkasnya.

 

 

 

Simak rasioo.id di Google News

Jangan Lewatkan

Komentar