RASIOO.id – Proyek perbaikan infrastruktur jalan Provinsi Jawa Barat di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menuai protes dari warga.
Pasalnya, betonisasi jalan di Jl. Raya Parungpanjang–Bunar, tepatnya di Kampung Cikabon, Desa Cikabon, mengalami keretakan meski baru saja selesai dicor dan masih dalam tahap pengeringan.
“Saya minta jalan yang sudah retak itu dibongkar dan dikerjakan ulang,” ujar Dera, warga setempat, pada Kamis, 31 Juli 2025.
Dera menyoroti kualitas proyek jalan yang menurut informasi menggunakan mutu beton F450. Ia mempertanyakan standar pelaksanaan proyek tersebut, karena kerusakan muncul sebelum jalan dilalui kendaraan berat.
“Sepanjang 75 meter jalan sudah mengalami keretakan. Ini belum dilewati truk tronton, sudah rusak. Bagaimana nanti setelah dilewati?” katanya.
Menanggapi keluhan warga, Maman Permata, perwakilan dari pihak pelaksana proyek, PT Bumi Duta Persada, menjelaskan bahwa keretakan disebabkan oleh getaran dari truk-truk besar yang tetap melintas saat pengecoran berlangsung.
“Saat setting time semen, seharusnya tidak ada getaran. Kami sudah mencoba mengantisipasi dengan membuat lubang di tengah untuk meredam getaran, namun tetap ada dampaknya,” jelas Maman.
Ia mengakui bahwa dalam kesepakatan awal, kendaraan tambang dengan muatan lebih dari 8 ton seharusnya tidak melintas selama proyek berlangsung. Namun dalam praktiknya, pembatasan tersebut sulit diterapkan.
“Fakta di lapangan, kami tidak bisa sepenuhnya menghentikan truk tronton melintas. Ini tantangan utama kami,” ungkapnya.
Menurut Maman, jenis kerusakan yang terjadi dikategorikan sebagai retak konstruksi, dan saat ini pihaknya bersama konsultan tengah menganalisis penyebab pasti dari munculnya retakan rambut di 3 hingga 4 titik.
“Selain akibat getaran, ada juga kemungkinan retakan terjadi karena juling kompon. Kami sedang melakukan evaluasi menyeluruh,” tambahnya.
Sebagai langkah mitigasi, pelaksana proyek kini mengatur ulang jam kerja untuk menghindari jam sibuk. Truk besar hanya diperbolehkan melintas dari arah Tangerang menuju Cigudeg pada rentang pukul 11.00 hingga 13.00 WIB dan sore hari.
Proyek jalan tersebut merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur jalan provinsi sepanjang 5,6 kilometer di Kecamatan Parungpanjang.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar