Perbaiki Jembatan Leuwiranji Rumpin, Akses Ditutup Total 13–31 Desember 2025

RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi memulai perbaikan Jembatan Leuwiranji yang berada di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Perbaikan dilakukan menyusul kondisi jembatan yang mengalami kerusakan berat akibat dilintasi truk tronton pengangkut hasil tambang menuju wilayah Tangerang dan DKI Jakarta. Pengerjaan dimulai pada Selasa, 9 Desember 2025.

Berdasarkan surat edaran yang diterima Rasioo.id, penutupan total akan diberlakukan pada 13 hingga 31 Desember 2025 sebagai bagian dari pelaksanaan pemeliharaan berkala pada ruas jalan Perumpung–Gunung Sindur.

“Kami menutup total akses di daerah Jembatan Leuwiranji sampai 13–31 Desember 2025 karena adanya perbaikan jembatan,” ujar Wawan, Pengawas Jalan dan Jembatan UPT DPUPR Kabupaten Bogor, saat ditemui di Sukamulya.

Ia menegaskan, selama masa pengerjaan seluruh akses—baik untuk pejalan kaki, pengendara motor, maupun mobil—tidak dapat melintas. Hal ini dilakukan karena proses perbaikan memerlukan pergantian girder atau plat besi utama jembatan.

“Kami tidak mau mengambil risiko yang bisa membahayakan pengguna jalan. Pergantian ini memakan setengah badan jembatan. Jika dibuka, tentu akan ada bagian yang bolong,” jelas Wawan.

Pihak DPUPR juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sukamulya untuk memasang papan pemberitahuan di sejumlah titik, agar masyarakat mengetahui adanya penutupan akses total.

“Pemberitahuan mengenai penutupan akses total ini akan dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Nanti akan dipasang pemberitahuannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamulya, Ihwan Nur Aripin, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi terkait penutupan jembatan selama 13–31 Desember 2025.

“Kami diberitahukan oleh pihak pelaksana bahwa jembatan ini ditutup total dan tidak bisa dilalui oleh pejalan kaki, sepeda motor, maupun mobil. Saya mengimbau kepada pengguna jalan agar menggunakan akses alternatif lain,” ujarnya.

Dengan adanya perbaikan ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan rute perjalanan dan tetap berhati-hati selama masa penutupan.

Pemkab Bogor menargetkan pengerjaan dapat selesai tepat waktu agar akses kembali normal sebelum aktivitas warga meningkat pada awal tahun.

Komentar