RASIOO.id – Antusiasme warga terhadap transportasi publik terus menunjukkan tren positif. Lonjakan penumpang Biskita Trans Pakuan membuat Pemerintah Kota Bogor tancap gas merancang dua koridor baru yang akan menghubungkan Bubulak hingga Sukasari melalui kawasan ikonik Suryakencana.
Rencana ini bukan sekadar wacana. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor telah menyiapkan skenario teknis, termasuk penambahan dua titik pemberhentian baru di Jalan Suryakencana, tepatnya di depan Bogor Plaza dan Gang Aut.
Kepala Bidang Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penumpang terjadi secara konsisten di sejumlah koridor aktif. Bahkan, pendapatan Biskita kini hampir menyentuh angka Rp1 miliar per bulan.
“Permintaan di koridor 1, 2, 5, dan 6 terus meningkat. Penumpang naik, pendapatan juga ikut terdongkrak,” ujarnya, Jumat 17 April 2026.
Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat mulai beralih ke angkutan umum yang lebih nyaman dan terintegrasi. Pemkot pun melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperluas layanan melalui koridor 3 dan 4.
Namun, rencana tersebut belum sepenuhnya mulus. Salah satu kendala utama berada di kawasan Suryakencana, yakni persoalan parkir yang dinilai masih semrawut dan berpotensi menghambat jalur operasional bus.
“Uji coba akan dilakukan setelah penataan parkir selesai. Kalau tidak dicoba, kita tidak akan tahu bagaimana efektivitasnya di lapangan,” jelas Dody.
Selain itu, tantangan lain muncul dari sisi operasional. Hingga saat ini, koridor 3 dan 4 belum memiliki operator resmi. Berbeda dengan koridor 1, 2, 5, dan 6 yang sudah berjalan, bahkan sebagian mendapat subsidi dari pemerintah.
“Kami masih mencari operator. Tidak semua koridor bisa disubsidi karena keterbatasan anggaran. Kami membuka peluang bagi investor yang berminat,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan dan tantangan yang ada, kehadiran koridor baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat sistem transportasi publik di Kota Bogor, sekaligus mengurai kemacetan di jalur padat seperti Suryakencana.
Jika terealisasi, bukan tidak mungkin wajah transportasi Kota Hujan akan semakin modern dan ramah bagi warganya.














Komentar