RASIOO.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang mengeluarkan imbauan kepada masyarakat menjelang momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan potensi meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai titik keramaian.
Ketua MUI Kota Tangerang, H. Amin Munawar, mengatakan bahwa seluruh elemen masyarakat diharapkan mengedepankan sikap saling menghargai serta menjaga kedamaian dan ketertiban selama masa libur akhir tahun.
Menurutnya, terdapat tiga titik krusial yang perlu menjadi perhatian bersama selama periode Nataru. Pertama, aktivitas peribadatan umat Nasrani. Kedua, kepadatan pengunjung di objek-objek wisata. Dan ketiga, meningkatnya keramaian di pusat-pusat hiburan.
“Momen ini tentu dibarengi dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa gangguan apa pun,” ujar Amin Munawar saat ditemui awak media usai Rapat Koordinasi Lintas Sektor, Rabu, 17 Desember 2025.
Terkait pelaksanaan ibadah Natal, MUI Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam menghormati perbedaan keyakinan. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman demi terciptanya suasana yang aman dan tenteram.
“Kami sangat menghargai perbedaan dalam peribadatan. Prinsipnya, masing-masing umat menjalankan keyakinannya dengan tetap mengutamakan pemeliharaan kedamaian dan kerukunan antarsesama,” katanya.
Lebih lanjut, Amin Munawar menyerukan kepada seluruh umat beragama untuk senantiasa berbuat kebaikan serta menjaga kenyamanan lingkungan selama masa libur Nataru.
“Secara umum, kita semua memiliki kewajiban untuk menjaga lingkungan agar tetap nyaman, aman, dan damai. Perintahnya jelas, kita harus berbuat baik di muka bumi ini kepada siapa pun,” pungkasnya.













Komentar