RASIOO.id – Malam pergantian tahun di Cibinong Situ Plaza dimaknai berbeda melalui Konser Simfoni Aksara, kolaborasi teatrikal, puisi, musik, dan tari tradisi yang digagas Niskala Organizer bersama Paguyuban Vendor Event Kabupaten Bogor. Panggung terbuka di tepi situ itu menjadi ruang refleksi, menutup tahun dengan karya dan nilai.
Digelar secara swadaya dan non-APBD, konser ini menunjukkan peran aktif masyarakat dalam menghidupkan ruang publik yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor. Sekaligus menjadi ruang belajar dan ekspresi bagi talenta muda, pegiat sanggar, serta pelajar dari berbagai latar belakang.
Rangkaian penampilan dimulai dari alunan Tarawangsa Sanggar Saung Kalingga, dilanjutkan Tari Niskala dan Mojang Priangan dari Sanggar Askara Kencana, teatrikal pelajar SDN Citeureup 02, hingga Niskala Musik Modern yang menyatukan warna tradisi dan kekinian.
Penampilan spesial hadir dari Saka Solo, yang memadukan alat musik etnik dan tradisi dengan sentuhan modern. Denting karinding berpadu dengan tiupan suling dan gesekan biola, menghadirkan dialog lintas zaman yang memikat penonton dan mempertegas semangat kolaborasi budaya.
Perwakilan Niskala Organizer, Rhiana Zari, menegaskan pentingnya kerja bersama dalam memuliakan seni.
“Kolaborasi antara pelaku seni dan vendor event membuat kesenian hadir di ruang tengah pembangunan, bukan sekadar hiburan sesaat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Vendor Event Kabupaten Bogor, Muhamad Afandi, berharap kegiatan serupa dapat berlangsung berkelanjutan.
“Seni dan budaya perlu dukungan kebijakan agar bisa diapresiasi secara layak dan terus hidup,” katanya.
Lebih dari sekadar pertunjukan, Konser Simfoni Aksara menjadi doa dan refleksi akhir tahun—ajakan untuk menapaki tahun baru dengan nilai jujur, berani, dan bersinergi, demi Kabupaten Bogor yang tumbuh seimbang antara pembangunan fisik dan kekuatan budaya.
Simak rasioo.id di Google News










Komentar