RASIOO.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana membangun dan menata kawasan pusat pemerintahan daerah (Pemda) Tegar Beriman dengan konsep budaya Sunda era Kerajaan Pajajaran. Penataan kawasan tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026.
Penataan meliputi Lapangan Tegar Beriman, taman di area Kantor Bupati Bogor, hingga kawasan Masjid Baitul Faidzin. Kawasan ini nantinya akan diubah menjadi ruang terbuka yang lebih ramah dan mudah diakses oleh masyarakat.
Berdasarkan gambar perencanaan yang diperoleh Rasioo.id, kawasan Tegar Beriman akan dilengkapi dua gapura besar di sisi kanan dan kiri Gedung Tegar Beriman.
Gapura tersebut dirancang menyerupai gapura khas Kerajaan Sunda dengan ketinggian mencapai lebih dari 10 meter, masing-masing berada di jalur masuk menuju area Sekretariat Daerah (Setda) dan Gedung DPRD Kabupaten Bogor.
Selain itu, ornamen Kereta Kencana juga akan ditempatkan di sisi kanan dan kiri Gedung Tegar Beriman. Secara keseluruhan, tampilan kawasan pusat pemerintahan ini akan mengadopsi arsitektur dan nuansa budaya Sunda, khususnya pada masa Kerajaan Pajajaran.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa konsep penataan tersebut dilatarbelakangi oleh kecintaannya terhadap budaya dan sejarah Sunda.
“Kita berbangga Kabupaten Bogor berada di Provinsi Jawa Barat, masyarakatnya masyarakat Sunda. Maka ornamen yang bersifat budaya dan religius kita munculkan,” ujar Rudy, Selasa, 20 Januari 2026.
Menurut Rudy, penataan kawasan ini juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi kawasan Tegar Beriman sebagai ruang publik. Sejumlah gerbang yang selama ini membatasi akses masyarakat akan dibongkar.
“Area publik itu milik masyarakat. Masjid Baitul Faidzin dan Lapangan Tegar Beriman kita tata kembali supaya masyarakat bisa datang dan masuk kapan pun. Kami hanya mengembalikan hak masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kawasan Permukiman dan Perumahan (DPKP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyebutkan bahwa Gedung Tegar Beriman akan mengalami perubahan yang cukup signifikan, terutama pada bagian depan.
“Termasuk perubahan di depan Gedung Tegar Beriman, akan ada nuansa yang berbeda. Gerbang-gerbang itu dibongkar semua,” kata Eko.
Ia menjelaskan bahwa pengerjaan penataan kawasan tersebut berada di bawah kewenangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, mencakup penataan Taman Siliwangi, Masjid Baitul Faidzin, serta Lapangan Tegar Beriman.
“Penataan taman, lapangan Tegar Beriman, Taman Siliwangi, dan Baitul Faidzin itu di Setda. Gerbang di depan pintu lapangan nanti dibuka, sehingga dari lapangan ke depan bebas diakses masyarakat,” tutupnya.
Berdasarkan penelusuran Rasioo.id, proyek penataan kawasan Tegar Beriman tersebut telah masuk dalam sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan pagu anggaran sebesar Rp11,1 miliar.















Komentar