RASIOO.id – Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan layanan pendidikan dengan mengucurkan bantuan hibah senilai Rp13,5 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah swasta, khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), pada tahun anggaran 2026.
Tak hanya MI dan MTs, bantuan hibah ini juga menyasar PAUD dan Raudhatul Athfal (RA) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Program tersebut telah diusulkan dalam pembahasan APBD 2026 dan mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, menjelaskan bahwa setiap sekolah penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk rehabilitasi fasilitas pendidikan.
“Selama dua tahun terakhir MI dan MTs belum tersentuh program ini. Karena itu, pada 2025 Disdik membuka kembali ruang hibah melalui SIPD agar MI dan MTs bisa mendapatkan bantuan rehabilitasi sarana prasarana,” ujar Yanto, Rabu, 21 Januari 2026.
Bantuan tersebut dialokasikan untuk 70 MI, 98 MTs, 82 PAUD, dan 41 RA, dengan total anggaran mencapai Rp13,5 miliar. Realisasi bantuan direncanakan berlangsung pada pertengahan 2026, setelah seluruh tahapan verifikasi selesai.
“Semua tetap melalui proses verifikasi proposal dan pengecekan administrasi, untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan,” jelasnya.
Untuk madrasah MI dan MTs, proses verifikasi dilakukan oleh Kemenag sebelum data diserahkan kepada Dinas Pendidikan untuk pendataan dan tindak lanjut.
Yanto menegaskan, kebijakan hibah ini merupakan bentuk perhatian langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap pemerataan akses dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor.
“Bantuan ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya untuk SD dan SMP negeri, tetapi juga untuk MI dan MTs. Meski secara administrasi berada di bawah Kemenag, madrasah tetap bagian penting dari ekosistem pendidikan di Bogor,” tuturnya.
Ia berharap program ini dapat memperbaiki kualitas lingkungan belajar sekaligus mendukung visi Bogor Istimewa menuju Bogor Gemilang.
Simak rasioo.id di Google News















Komentar