RASIOO.id – Di tengah proses pencarian seorang pekerja proyek yang terjatuh ke Sungai Cisadane, warga menutup sementara akses kendaraan roda empat di Jembatan Leuwiranji, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin, 2 Februari 2026.
Penutupan dilakukan karena kondisi jembatan dinilai belum layak dilalui kendaraan mobil.
Warga mengaku merasakan getaran cukup kuat saat jembatan dilintasi kendaraan jenis minibus. Kondisi tersebut diduga disebabkan sejumlah baut pengikat konstruksi jembatan yang masih dalam keadaan kendor.
“Ini saya putar pakai tangan juga masih bisa, bautnya masih kendor. Sebelah sana juga sama, belum kencang, masih banyak yang kendor,” ujar Ncang Nali (53) sambil menunjukkan baut yang menempel pada rangka jembatan, Selasa, 3 Februari 2026.
Penutupan akses dilakukan secara swadaya oleh warga dengan menggunakan bambu untuk menghalangi kendaraan roda empat agar tidak melintas.
Namun, jembatan masih diperbolehkan dilalui sepeda motor.
Warga lainnya, Nura (62), mengatakan tindakan tersebut dilakukan setelah adanya komunikasi dengan para pekerja proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji.
“Bautnya bisa berubah saat mobil lewat jembatan, jadi sementara mobil tidak boleh lewat. Kalau motor masih bisa. Ini saya tutup karena disuruh juga oleh yang kerja di proyek,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi jembatan dinilai berisiko jika tetap dilalui kendaraan roda empat.
“Kata yang kerja, baut bisa berubah dan jembatan goyang saat mobil lewat. Tadi sudah dicoba satu mobil lewat, bautnya berubah. Ini demi keselamatan bersama,” terangnya.
Sementara itu, insiden jatuhnya seorang pekerja proyek jembatan ke Sungai Cisadane semakin menyoroti pelaksanaan proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji.
Warga menduga kontraktor penyedia jasa perbaikan jembatan mengabaikan aspek keselamatan kerja.
Selain itu, proses pengerjaan proyek dinilai terkesan kurang profesional, baik dari sisi pengamanan pekerja maupun kelayakan konstruksi jembatan sementara.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih berlangsung, sementara warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan proyek dan memastikan jembatan benar-benar aman sebelum kembali dibuka untuk kendaraan roda empat.














Komentar