RASIOO.id – Proses pencarian terhadap seorang pekerja proyek bernama Frangky (30), warga Sulawesi Tengah, yang terjatuh dari Jembatan Leuwiranji, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, masih terus dilakukan hingga hari kedua, Senin, 2 Februari 2026.
Korban diketahui terjatuh ke Sungai Cisadane pada Minggu malam, 1 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, saat sedang bekerja dalam proyek perbaikan jembatan tersebut.
Meski kondisi arus Sungai Cisadane terbilang deras, sejumlah warga dari Kecamatan Gunung Sindur dan Kecamatan Rumpin tampak memadati area jembatan untuk menyaksikan langsung proses pencarian, tanpa menghiraukan faktor keselamatan.
Salah seorang warga Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Yeni Agustin (27) mengaku datang ke lokasi hanya untuk melihat proses pencarian korban.
“Dari rumah ke sini mau lihat proses pencarian korban jatuh ke Cisadane. Korbannya satu orang pekerja proyek jembatan. Jujur ngeri lihat arus sungainya, deras sekali. Kejadiannya dari kemarin malam,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Gunung Sindur Kompol Budi Santoso membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja tersebut. Berdasarkan keterangan saksi dan rekan kerja korban, Frangky terjatuh saat tengah mengencangkan baut pada bagian jembatan.
“Dari keterangan saksi dan rekan kerja, benar salah satu pekerja proyek terjatuh ke Sungai Cisadane saat bekerja. Korban terjatuh sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Budi.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Bogor, BPBD Kabupaten Bogor, dan Dinas Pemadam Kebakaran masih melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Cisadane sejauh 7 hingga 8 kilometer, hingga ke arah Jembatan Keranggan, Tangerang.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun di area jembatan demi menghindari risiko kecelakaan, mengingat kondisi arus sungai yang masih deras.













Komentar