Pedagang Bubur Libur Selama Ramadan, Cecep Pilih Banting Setir Jualan Kembang Api : Daripada Ngangggur

RASIOO.ID – Momen Ramadan 2026 dimanfaatkan banyak orang untuk mengais rezeki. Salah satunya Cecep Sopandi, seorang karyawan pedagang bubur yang tokonya tutup sementara selama Ramadan.

Selama tidak bekerja di toko bubur, Cecep memilih untuk banting setir berjualan kembang api selama Ramadan.

Ia berjualan untuk menambah kebutuhan sehari-hari di rumahnya di Gang Roda 2 Sindang Barang, Kota Bogor.

“Biasanya saya jualan bubur di Pasar Bogor, tapi karena sekarang libur ya daripada nganggur, mending jualan kembang api saja,” kata dia kepada Rasioo.id, Kamis 19 Februari 2026.

Cecep mulai berdagang kembang api sejak awal pekan lalu dengan modal awal Rp500 ribu.

‎”Saya kemarin itu belanja di Rp500 ribu, ini sudah tinggal sedikit,” ujar dia.

Ia mengaku setiap hari ada saja anak-anak yang membeli kembang api di rumahnya.
‎
‎”Sehari rata-rata tergantung sih kalau ini kan anak-anak ya, paling rata-rata Rp20 ribu hingga Rp30 ribu gitu sehari,” tandas Cecep.
‎
‎Ia menjual berbagai jenis seperti kembang api, bola-bola, air mancur, terus ada roket dan lainnya.
‎
‎Adapun resiko yang kemungkinan terjadi yaitu petasan tidak berbunyi.
‎
“Risikonya paling petasan nggak bunyi,” papar dia.

Setelah Ramadan usai, ia bahkan berencana untuk terus berjualan kembang api jika dagangannya laku keras.
‎
‎”Kalau rencana ada sih, kalau misalnya ramai mah ya kita lanjut aja,” tutup dia.

Komentar

Rekomendasi Untuk Anda