RASIOO.ID – Setelah absen dan ‘menghilang’ sejak pertengahan Februari 2026 lalu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin kembali beraktifitas dan menjalankan tugas seperti biasa pada Kamis 5 Maret 2026.
Hal itu sempat menimbulkan spekulasi hubungan antara Jenal dan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang merenggang. Belum lagi akun media sosial Jenal Mutaqin yang juga ikut menghilang yang semakin membumbui isu tersebut.
Spekulasi itu dibantah oleh Dedie A Rachim yang menyebut wakil wali kotanya sedang sakit dan belum bisa bertugas seperti biasa.
Baca juga : Bantah Pecah Kongsi, Dedie A Rachim Klaim Jenal Mutaqin Absen Lama Gegara Sakit Ginjal
Kang JM, sapaan karibnya membenarkan sedang dalam masa pemulihan dari sakit. Namun, ia memutuskan untuk segera bertugas untuk menepis spekulasi merenggangnya hubungan dengan wali kota.
“Masih lemas sebetulnya, Cuma ya mau tidak mau saya harus aktif karena beredar spekulasi yang lain-lain. Kasihan Pak Wali, kasihan warga Bogor juga ya, tidak bisa terlayani kemarin,” kata dia saat ditemui Rasioo.id di Balai Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia pun meminta maaf kepada warga jika ketidakhadirannya sedikit menimbulkan kegaduhan. Ia mengaku absen karena sakit dan butuh istirahat total saja.
”Tapi sekali lagi saya mohon maaf sebagai manusia biasa, sakit tidak bisa dihindari. Jadi kemarin butuh istirahat total,” ucapnya.
JM juga membenarkan bahwa akun media sosialnya dimatikan untuk sementara demi maksimal dalam pemulihan kesehatan saja.
”Medsos kita matikan untuk proses penyembuhan juga biar fokus, dan istri yang merawat saya di rumah,” ucapnya.
“Sampai sekarang bisa kembali lagi kondisinya, masih lemas sebentar, apalagi lagi puasa. Ingin cacap (tuntas puasa) sih sebetulnya bulan ini. Jadi mohon maaf kepada masyarakat Bogor, kepada media juga ya, sering bertanya-tanya kenapa,” imbuh politisi Gerindra itu.
Ia mengaku sejak awal dalam kondisi sakit, Dedie Rachim sudah mengetahui.
”Pak Wali sudah tahu informasi dari awal dan saya sakit dalam kondisi yang tidak bisa saya jelaskan spesifik penyakit apa, tapi memang turunnya dari asam urat awalnya,” ucapnya.
”Selebihnya lain-lain mungkin hanya saya yang tahu. Mohon maaf kepada media, saya bisa aktif lagi, bisa sehat lagi, dan bisa melayani warga Bogor memberikan yang terbaik,” tutup JM.















Komentar