Jelang lebaran 2026, Jenal Mutaqin sebut Pemkot Bogor Akan Berdiskusi Tentang Biskita

RASIOO.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan pembahasan terkait operasional layanan BisKita Trans Pakuan menjelang Idulfitri.

Pembahasan tersebut rencananya akan dilakukan bersama Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa keputusan terkait operasional BisKita tidak bisa diubah secara mendadak, karena koridor yang ada saat ini telah disesuaikan berdasarkan hasil kajian sebelumnya.

“BisKita sementara masih stabil, masih normal karena koridornya kemarin sudah disesuaikan dengan hasil kajian. Jadi tidak bisa penambahan mendadak atau pengurangan mendadak,” ujar Jenal kepada RASIOO.id di Perpustakaan Kota Bogor.

Jenal mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan final karena belum dilakukan pembahasan bersama wali kota dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.

Meski demikian, ia memberikan gambaran bahwa Pemkot Bogor masih memiliki kemungkinan untuk melakukan pengoperalihan koridor jika diperlukan.

“Tapi kalau pengoperalihan koridor itu mungkin bisa, tapi tetap harus ada pembahasan dulu dengan wali kota dan DPRD sehingga masyarakat tidak kehilangan layanan transportasi bagi yang dihilangkan ataupun sebaliknya,” tuturnya.

Selain itu, terkait kemungkinan perubahan jam operasional BisKita menjelang Idulfitri, Pemkot Bogor juga masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

“Perlu pembahasan dan saya rasa harus melalui keputusan wali kota. Pembahasan lebih kepada agar informasinya bisa tersampaikan secara masif,” ucapnya.

Ia menambahkan, sosialisasi yang jelas kepada masyarakat sangat penting agar warga tidak terkejut apabila terjadi pengalihan koridor atau penyesuaian layanan transportasi tersebut. Dengan begitu, masyarakat tetap dapat mengakses layanan transportasi publik dengan baik.

Komentar