RASIOO.id — Program gerakan pangan murah yang diselenggarakan Polresta Kota Bogor di Alun-alun Kota Bogor pada Rabu, 11 Maret 2026, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB ini dinilai sangat membantu warga, khususnya kalangan menengah ke bawah, dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Salah satu warga Sindangsari, Lina (50), mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan membeli sejumlah bahan pokok dengan harga di bawah pasaran melalui program tersebut.
Menurut Lina, program ini menggunakan sistem kupon yang dibagikan melalui kelurahan kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Ini dalam rangka membantu masyarakat menengah ke bawah melalui kupon,” ujarnya kepada rasioo.id.
Ia menjelaskan bahwa kupon tersebut dibagikan secara terbatas di setiap kelurahan. Dalam pembagian tersebut, setiap kelurahan mendapatkan sekitar 10 kupon yang dapat ditukarkan oleh warga.
“Iya, dibagikan per kelurahan itu sekitar 10 kupon. Jadi satu kupon untuk satu orang,” jelasnya.
Untuk menukarkan kupon tersebut, warga terlebih dahulu membayar sejumlah nominal yang telah ditentukan panitia.
“Kita bayar dulu, nanti kuponnya baru dikasih seharga Rp100.000,” tuturnya.
Dengan kupon tersebut, warga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan pokok yang cukup lengkap. Lina mengaku dirinya mendapatkan satu paket sembako yang berisi beras, seperempat kilogram daging sapi, daging ayam, telur, gula, hingga cabai.
Menurutnya, keberadaan gerakan pangan murah ini sangat membantu masyarakat, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diikuti dengan kenaikan harga bahan pokok.
“Iya dong, pasti warga masyarakat terbantu banget. Apalagi mau Hari Raya Idul Fitri, kita butuh bahan makanan,” katanya.
Lina pun berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan jumlah bantuan yang lebih banyak dan harga yang lebih murah agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Ya, mungkin ke depannya lebih banyak lagi dan lebih murah lagi,” harapnya.
Program gerakan pangan murah ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat menghadapi tekanan kenaikan harga bahan pokok, khususnya menjelang momen besar seperti Lebaran, ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.










Komentar