RASIOO.id – Program mudik gratis yang digelar Polresta Kota Bogor dimanfaatkan sejumlah warga perantau untuk pulang kampung menjelang Lebaran 2026.
Salah satunya Imam Wahyudi (40), warga asal Semarang yang kini berdomisili di Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Imam mengaku bersyukur terpilih menjadi salah satu peserta program mudik gratis yang diberangkatkan pada Senin, 16 Maret 2026.
Menurutnya, program tersebut sangat membantu di tengah melonjaknya harga tiket transportasi menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Ini pertama kali yang diadakan Polresta Bogor. Kemarin saya daftar ke yang Polres Kabupaten sama Pemkab, tapi sudah kehabisan,” ujar Imam kepada Rasioo.id, Senin,16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan melalui tautan yang disediakan Polresta Kota Bogor sekitar satu minggu sebelum keberangkatan. Dari pendaftaran tersebut, Imam berhasil mendapatkan tiga kursi untuk keluarganya.
“Seminggu yang lalu daftarnya, terus kebetulan dapat tiga kursi. Karena ada lima orang, yang lainnya masih kecil-kecil,” tuturnya.
Imam mengaku program tersebut sangat membantu masyarakat perantau, terutama di tengah tingginya biaya perjalanan saat musim mudik. Ia berharap program serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah kuota yang lebih banyak.
“Terbantu banget programnya, karena memang harga tiket sekarang mahal. Dapat mudik gratis, alhamdulillah senang banget,” katanya.
Ia menambahkan, harga tiket perjalanan menuju Semarang pada kondisi normal bisa mencapai sekitar Rp500 ribu per orang.
“Ya mungkin tahun-tahun ke depannya lebih banyak lagi kursinya, karena ini kan cuma 300 kursi. Mungkin masih banyak orang yang membutuhkan juga yang belum dapat,” ujarnya.
Selain menyediakan armada bus, Polresta Kota Bogor juga memperhatikan kondisi kesehatan para pemudik selama perjalanan. Para peserta mudik gratis mendapatkan obat-obatan serta hidangan untuk berbuka puasa di perjalanan.














Komentar