Dedie A Rachim sebut Pemkot Bogor Targetkan Pembangunan IPAL Skala Kota Dimulai 2027

RASIOO.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengumumkan hasil pertemuan antara Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti terkait rencana pembangunan jalan menuju Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Bogor.

Dedie menyampaikan bahwa pembangunan IPAL skala kota berpotensi mulai dilaksanakan pada 2027. Proyek tersebut nantinya akan dikelola bersama oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor serta Perumda Tirta Pakuan.

“Pertama, hasil pertemuan saya, Sekda, dan jajaran kemarin dengan Wakil Menteri PU mengisyaratkan bahwa pelaksanaan pembangunan IPAL skala kota yang nantinya akan diampu bersama oleh Dinas PUPR Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan kemungkinan besar pembangunannya dimulai tahun 2027,” ujar Dedie pada Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menambahkan, pemerintah daerah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk mempercepat berbagai proses teknis agar proyek tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana.

“Jadi ada pekerjaan rumah besar untuk mengakselerasi dan menyelesaikan seluruh rangkaian proses teknis sehingga pembangunan itu betul-betul bisa terlaksana,” katanya.

Secara umum, pembiayaan pembangunan IPAL akan disiapkan oleh pemerintah pusat melalui program yang tengah disiapkan. Namun, Pemerintah Kota Bogor harus segera menyelesaikan perubahan atau peninjauan ulang dokumen Detailed Engineering Design (DED).

“Secara garis besar, pembiayaan akan disiapkan oleh pemerintah pusat melalui program tersebut. Namun, kita tetap harus mengejar perubahan DED atau review DED dalam waktu yang singkat agar penganggarannya bisa masuk pada tahun 2026,” jelas Dedie.

DED merupakan dokumen perencanaan teknis rinci yang berisi gambar kerja, spesifikasi teknis, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun oleh konsultan perencana.

Saat ini Pemerintah Kota Bogor masih menunggu hasil review DED tersebut sehingga besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan IPAL masih belum dapat ditentukan.

Komentar