RASIOO.id – Komisi I DPRD Kota Tangerang menyoroti kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang dinilai belum sepenuhnya memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Sorotan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang digelar pada Rabu, 8 April 2026.
Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi, menegaskan bahwa program Diskominfo tidak cukup hanya terealisasi secara administratif. Ia meminta agar setiap program benar-benar dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi warga.
Menurutnya, meski sejumlah program telah mencapai target, masih ditemukan sisa anggaran atau Silpa. Hal ini menjadi catatan penting agar ke depan penggunaan anggaran bisa lebih efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program jangan hanya selesai di laporan. Harus ada dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Junadi juga menekankan pentingnya penguatan digitalisasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat. Ia menilai Diskominfo perlu lebih adaptif dan tidak sekadar mengejar target formal.
Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tangerang, Ridwan Akbar, menyoroti menurunnya partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi pengaduan “Laksa”. Penurunan ini dinilai janggal, mengingat tren digital yang terus meningkat.
Ridwan mengungkapkan, setelah dilakukan konfirmasi, kendala tersebut disebabkan oleh masalah infrastruktur sistem yang belum optimal.
“Di era digital, seharusnya partisipasi meningkat. Ini jadi catatan penting untuk segera diperbaiki,” jelasnya.
Ia berharap Diskominfo segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi sistem, layanan, maupun strategi komunikasi. Tujuannya agar kebijakan dan layanan pemerintah bisa lebih mudah diakses dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
RDP ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi I Agus Al Anshory, anggota Komisi I Christian Lois dan Zamaludin, serta Sekretaris Diskominfo Kota Tangerang Nurhidayatullah beserta jajaran.











Komentar