BPBD Kota Tangerang Siaga Hadapi El Nino Godzilla, Warga Diminta Kurangi Risiko Kebakaran dan Kekeringan

RASIOO.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi fenomena cuaca El Nino Godzilla yang diperkirakan berdampak mulai Mei hingga Oktober 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan berdasarkan prediksi BMKG, fenomena ini berpotensi meningkatkan suhu dan memicu dampak kekeringan serta kebakaran di sejumlah wilayah.

“Kita semua mencoba mengantisipasi kondisi El Nino yang diperkirakan lebih kuat, mulai Mei sampai Oktober nanti,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.

Untuk mengurangi risiko dampak tersebut, BPBD telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan pemerintah provinsi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan sistem penanganan di lapangan.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan PDAM terkait pengelolaan air baku, termasuk rencana penanganan sedimentasi di Sungai Cisadane agar pasokan air tetap terjaga.

Mahdiar menegaskan bahwa El Nino tidak perlu disikapi secara berlebihan, namun tetap membutuhkan kewaspadaan bersama.

“Bukan untuk ditakuti, tapi harus diantisipasi. Dampaknya bisa berupa kekeringan dan meningkatnya potensi kebakaran,” jelasnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Kota Tangerang telah menyiapkan kendaraan operasional seperti mobil pemadam dan mobil tangki air untuk mendukung penanganan kebakaran maupun distribusi air bersih di wilayah terdampak.

Selain itu, BPBD juga melakukan simulasi penanganan kebakaran di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengingat lokasi tersebut pernah terdampak pada musim kering sebelumnya.

“Kami juga sudah mencari sumber air terdekat untuk mendukung jika terjadi kebakaran di titik-titik rawan,” tambahnya.

BPBD mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam mengurangi risiko dengan menghemat penggunaan air dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.

“Jangan panik berlebihan, tapi tetap siaga dan mengikuti arahan yang ada agar dampaknya bisa diminimalkan,” pungkasnya.

Komentar