RASIOO.id – Suasana meriah dan penuh warna mewarnai perayaan Lebaran Bojonggede yang digelar di Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Minggu 26 April 2026. Tradisi tahunan ini kembali menyedot ribuan warga dan menjadi bukti nyata kekayaan budaya yang dimiliki daerah tersebut.
Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, menjelaskan bahwa perayaan ini telah memasuki tahun kelima sejak mulai rutin dimeriahkan oleh pemerintah setempat. Antusiasme masyarakat pun terlihat begitu tinggi, terutama dalam rangkaian pawai budaya yang menjadi daya tarik utama.
Salah satu momen paling ditunggu adalah arak-arakan dongdang yang secara resmi dilepas oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Iring-iringan tersebut menampilkan beragam kreasi budaya dari warga yang mencerminkan kekayaan tradisi lokal.
“Diperkirakan hampir 3.000 peserta ikut dalam pawai. Jika ditambah masyarakat yang memadati Lapangan Siaga, jumlahnya bisa mencapai 3.000 hingga 4.000 orang,” ujar Tenny.
Kemeriahan acara tidak hanya terlihat dari jumlah peserta, tetapi juga dari keberagaman budaya yang ditampilkan. Menurut Tenny, Bupati Bogor merasa bangga melihat langsung bagaimana Bojonggede menjadi miniatur keberagaman etnik di Kabupaten Bogor.
Wilayah ini dikenal memiliki corak budaya yang unik, di mana nuansa Betawi cukup dominan dibandingkan Sunda, namun tetap hidup berdampingan dengan berbagai latar belakang lainnya.
“Pak Bupati melihat bahwa Lebaran Bojonggede ini mencerminkan keberagaman etnik. Tidak hanya satu suku atau bahasa, tetapi banyak unsur yang berpadu menjadi kekuatan bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberagaman tersebut justru menjadi kekayaan yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat. Semangat kebersamaan dalam perbedaan dinilai menjadi kunci kuatnya identitas budaya lokal.
Sebanyak 24 RW bersama berbagai komunitas turut ambil bagian dalam perayaan ini. Setiap kelompok menampilkan ciri khas masing-masing, sehingga suasana semakin semarak dan penuh kreativitas.
Perayaan Lebaran Bojonggede ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah mempererat persatuan warga. Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai simbol harmoni di tengah keberagaman.
Dengan kemeriahan yang kembali ditunjukkan tahun ini, Lebaran Bojonggede semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu agenda budaya yang dinanti masyarakat. Keberagaman yang ditampilkan pun telah menjadi identitas yang patut dibanggakan bersama.














Komentar