RASIOO.id — Pemerintah Kota Bogor untuk pertama kalinya menggelar sayembara pembuatan logo Hari Jadi Bogor (HJB). Wali Kota Dedie A Rachim menyebut langkah ini sebagai upaya melibatkan kreativitas publik sekaligus memastikan identitas visual HJB lebih berkualitas.
Peluncuran sayembara dilakukan di Balai Kota, tepatnya di Ruang Paseban Sri Baduga, pada Senin, 4 Mei 2026. Dalam keterangannya, Dedie mengungkapkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sebanyak 117 peserta turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
“Ini pertama kalinya Kota Bogor mengadakan sayembara logo HJB. Alhamdulillah responsnya baik, pesertanya juga banyak,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, proses penilaian dilakukan secara profesional dengan melibatkan juri dari kalangan ahli desain. Pemerintah Kota Bogor menggandeng Asosiasi Desainer Grafis Indonesia wilayah Jawa Barat, termasuk desainer Rikmar Nurin, serta unsur Forum dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Dari hasil penjurian, Ilham Akbar terpilih sebagai juara pertama. Karyanya dinilai mampu merepresentasikan semangat dan identitas Kota Bogor. Hadiah pun telah diserahkan, sekaligus pemaparan makna filosofis dari logo tersebut.
Perayaan HJB ke-544 sendiri akan digelar pada Rabu, 3 Juni 2026. Sejumlah agenda utama sudah disiapkan pemerintah daerah.
“Rangkaian kegiatannya dimulai dengan upacara di Balai Kota, kemudian sidang paripurna istimewa di DPRD, dan peluncuran himne Kota Bogor,” jelas Dedie.
Selain logo, Pemkot juga tengah menyiapkan peluncuran lagu atau himne resmi Kota Bogor yang merupakan hasil lomba tahun sebelumnya. Lagu tersebut dijadwalkan diperkenalkan secara resmi pada momen sidang paripurna HJB.
Dengan rangkaian inovasi ini, Pemkot Bogor berharap peringatan HJB tahun ini terasa lebih partisipatif dan memiliki identitas yang kuat.












![Ilustrasi Kasus Pelecehan seksual terhadap mahasiswi [Ist]](/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_68-300x178.jpg)

Komentar