RASIOO.id — Pergerakan harga bahan pangan nasional kembali bikin waswas. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional pada Selasa, 5 Mei 2026, sejumlah komoditas utama menunjukkan fluktuasi tajam, dengan beberapa di antaranya masih bertahan di level tinggi.
Kelompok bumbu dapur dan hortikultura menjadi sorotan utama. Harga cabai rawit merah masih “membara” di angka Rp54.700 per kilogram, menjadikannya salah satu komoditas paling mahal saat ini. Disusul cabai merah besar Rp49.250 per kg dan cabai merah keriting Rp45.300 per kg. Tak kalah tinggi, bawang merah juga bertengger di Rp48.450 per kg, sementara bawang putih berada di kisaran Rp40.300 per kg.
Di sektor produk hewani, harga cenderung lebih stabil meski tetap berada di level yang cukup tinggi. Telur ayam ras tercatat Rp33.000 per kg, sementara daging ayam segar dijual sekitar Rp37.650 per kg. Untuk daging sapi, harga masih relatif mahal di kisaran Rp138.300 hingga Rp142.150 per kg, tergantung kualitasnya.
Sementara itu, kebutuhan pokok lainnya menunjukkan dinamika berbeda. Harga beras justru mulai mengalami penurunan tipis dengan kisaran Rp15.100 hingga Rp16.850 per kg, memberi sedikit angin segar bagi masyarakat. Di sisi lain, gula pasir lokal masih berada di Rp19.850 per kg, sedangkan minyak goreng dijual di rentang Rp20.050 hingga Rp24.700 per liter, tergantung merek dan jenisnya.
Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan pasar pangan yang belum sepenuhnya stabil. Beberapa komoditas seperti cabai dan bawang masih menjadi penyumbang utama inflasi bahan makanan, sementara penurunan harga beras menjadi satu-satunya kabar baik di tengah tekanan harga.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja, sementara pemerintah diharapkan terus menjaga pasokan dan distribusi agar lonjakan harga tidak semakin membebani daya beli.











Komentar