RASIOO.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan penekanan tegas kepada calon direksi PT Sayaga Wisata agar mampu membawa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut menghasilkan keuntungan nyata bagi daerah. Hal itu disampaikan langsung saat proses wawancara akhir tiga kandidat direksi PT Sayaga Wisata, Selasa, 15 Mei 2026.
Dalam proses seleksi yang berlangsung ketat, Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor menyerahkan sepenuhnya keputusan akhir kepada panitia seleksi. Dari total 15 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, kini tersisa tiga nama terbaik yang masuk tahap akhir.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada panitia seleksi. Dari 15 calon direksi, hari ini mengerucut menjadi tiga nama,” ujar Rudy.
Meski demikian, Rudy mengaku tetap memberikan arahan penting terkait visi besar dan arah kebijakan PT Sayaga Wisata untuk beberapa tahun ke depan.
Menurutnya, para calon direksi harus memiliki konsep bisnis yang jelas dan mampu menjadikan perusahaan daerah tersebut sebagai penggerak ekonomi Kabupaten Bogor.
“Tadi kami menyampaikan beberapa konsep arah kebijakan terkait BUMD Sayaga Wisata. Kami ingin ada gambaran besar business plan tahun 2026 hingga 2029,” jelasnya.
Rudy juga memberi sinyal kuat bahwa jabatan direksi bukan sekadar posisi formal dengan masa jabatan tetap. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan setiap tahun berdasarkan kinerja perusahaan.
Bahkan, direksi yang gagal memberikan keuntungan atau dividen kepada pemerintah daerah terancam tidak menyelesaikan masa jabatannya.
“Kalau setiap tahun dievaluasi ternyata tidak bisa memberikan dividen atau keuntungan, tentu tidak harus menjabat penuh. Evaluasi dilakukan setiap tahun,” tegas Rudy.
Ia menyoroti kondisi PT Sayaga Wisata yang hingga saat ini dinilai belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah. Karena itu, direksi baru nantinya dituntut mampu melakukan pembenahan dan memaksimalkan potensi usaha yang dimiliki perusahaan.
“BUMD tidak boleh merugi. BUMD harus menjadi lokomotif perekonomian daerah,” katanya.
Selain itu, Rudy juga menekankan pentingnya pengelolaan aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor secara maksimal agar mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar.
Menurutnya, potensi aset daerah di Kabupaten Bogor sangat besar dan harus dikelola dengan strategi bisnis yang matang serta profesional.
“Kita ingin seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor dapat dikelola secara optimal dan maksimal,” pungkasnya.















Komentar