Tak Semua Rumah di Jalur RI 1 Dipasang Genteng, Pemkab Bogor Akui Terkendala Anggaran dan Waktu

RASIOO.id – Program gentengisasi di jalur yang kerap dilalui Presiden RI, Prabowo Subianto, tepatnya di ruas Cijayanti–Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, ternyata belum sepenuhnya menggunakan genteng konvensional. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengakui keterbatasan anggaran dan waktu menjadi alasan utama pengerjaan dilakukan secara bertahap.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan, progres penataan atap rumah di jalur RI 1 tersebut saat ini baru mencapai sekitar 75 persen.

“Masih sekitar 75 persen untuk sepanjang jalan Cijayanti–Bojong Koneng. Tinggal 25 persen lagi yang belum selesai,” ujar Eko, Kamis 14 Mei 2026.

Ia menjelaskan, program gentengisasi tidak seluruhnya menggunakan material genteng tanah liat maupun beton. Sejumlah rumah justru dipasangkan atap spandek metal pasir yang secara visual menyerupai genteng.

Menurutnya, langkah itu diambil demi mempercepat pengerjaan sekaligus menyesuaikan kemampuan anggaran daerah yang terbatas.

“Yang penting menggambarkan bahwa kawasan itu sudah dilakukan penataan atau gentengisasi. Selain mengejar waktu pelaksanaan, kami juga menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran,” jelasnya.

Program penataan kawasan di jalur strategis tersebut memang menjadi perhatian serius Pemkab Bogor. Selain untuk mempercantik wajah wilayah yang menjadi lintasan kepala negara, proyek itu juga disebut sebagai bagian dari penataan kawasan permukiman agar terlihat lebih tertib dan seragam.

Namun demikian, hingga pertengahan Mei 2026, Pemkab Bogor belum bisa memastikan kapan sisa pengerjaan 25 persen itu akan rampung seluruhnya.

Eko mengungkapkan, sejak awal Bupati Bogor menargetkan pengerjaan sudah selesai pada April lalu. Akan tetapi, banyaknya titik yang harus ditata membuat proyek tersebut mengalami keterlambatan.

“Dari dulu Pak Bupati maunya April sudah selesai. Tapi karena banyak yang harus dibereskan, akhirnya molor sampai Mei,” tutupnya.

Komentar