Geger Pegawai Pemerintah Nyabu! Disdukcapil Kabupaten Bogor Langsung Nonaktifkan PPPK di Klapanunggal

RASIOO.id – Kasus penyalahgunaan narkoba kembali mencoreng lingkungan pemerintahan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor resmi menonaktifkan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu berinisial AW yang bertugas di Kecamatan Klapanunggal setelah terbukti menggunakan narkoba jenis sabu.

Keputusan tersebut diambil usai kasus AW mencuat dalam pengungkapan yang dilakukan Satres Narkoba Polres Bogor beberapa waktu lalu.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah tegas dengan membebastugaskan sementara AW sambil menunggu proses hukum berjalan.

“Langkah yang kami ambil adalah menonaktifkan sementara yang bersangkutan sambil menunggu status hukum lebih lanjut,” ujarnya, Selasa 19 Mei 2026.

Renaldi menjelaskan, AW merupakan operator Disdukcapil yang ditempatkan di Kecamatan Klapanunggal dan bertugas dalam pelayanan administrasi kependudukan serta pencatatan sipil yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Tak hanya itu, Disdukcapil juga akan menindaklanjuti proses status kepegawaian AW dengan meminta rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Nanti ada tahapan lanjutan sesuai aturan. Kami akan meminta rekomendasi dari BKN terkait status kepegawaiannya,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto mengungkapkan bahwa AW diamankan setelah terbukti menggunakan narkotika jenis sabu.

Menurutnya, pengungkapan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkoba tanpa pandang bulu, termasuk di lingkungan pemerintahan.

“Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap kasus penggunaan narkotika yang dilakukan oleh seorang PPPK paruh waktu berinisial AW yang berdinas di Kecamatan Klapanunggal,” ujar Wikha.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik karena melibatkan aparatur yang bekerja di sektor pelayanan masyarakat. Banyak warga berharap proses hukum berjalan transparan dan menjadi peringatan keras bagi seluruh pegawai pemerintah agar menjauhi narkoba.

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas aparatur sipil negara dan tidak akan mentolerir penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja pemerintahan.

Komentar