RASIOO.id – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga MAS (9), bocah yang tewas setelah diterkam sejumlah anjing pemburu saat berada di area saluran irigasi. Ayah korban, Solehudin (40), mengaku menerima kepergian putranya sebagai takdir, namun tetap berharap proses hukum berjalan hingga tuntas.
Solehudin mengatakan, dirinya akan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum dan tidak menutup kemungkinan menuntut pemilik anjing yang diduga menyebabkan kematian anaknya.
“Kemungkinan bisa saya tuntut, tapi semuanya balik lagi ke proses hukum yang berlaku,” ujar Solehudin, Senin, 8 Juni 2026.
Menurutnya, sebelum kejadian nahas itu terjadi, MAS tengah menikmati hari libur bersama teman-temannya dengan memancing di saluran irigasi. Saat itu, korban dan rekannya sedang mencari cacing ketika rombongan pemburu babi melintas di sekitar lokasi.
Tak lama kemudian, korban diduga diserang empat ekor anjing pemburu hingga mengalami luka parah. Solehudin mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat kabar dari warga.
“Saya dapat kabar dari warga kampung sebelah kalau anak saya sudah meninggal,” katanya.
Dengan suara bergetar, Solehudin menceritakan kondisi anaknya saat pertama kali dilihat. Ia menyebut luka paling parah berada di bagian kepala, wajah, dan leher akibat gigitan anjing.
Meski masih terpukul atas kehilangan putranya, Solehudin bertekad mengawal proses hukum agar kasus tersebut tidak berhenti di tengah jalan dan pihak yang bertanggung jawab mendapat sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Harapan saya kasus ini bisa selesai dan ada kejelasan. Jangan sampai mandek,” tutupnya.









Komentar