RASIOO.id – Pemerintah Kota Bogor kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Pemkot Bogor berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh BPK RI Perwakilan Jawa Barat kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam kegiatan penyerahan hasil pemeriksaan yang berlangsung di Bandung.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga pengelolaan keuangan daerah agar tetap transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diraih Kota Bogor. Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan.
“Alhamdulillah, Kota Bogor kembali memperoleh opini WTP atas hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2025. Ini menjadi raihan yang ke-10 dan tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Dedie.
Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi pijakan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya mendapatkan opini WTP, tetapi bagaimana pengelolaan keuangan yang baik itu bisa diterjemahkan menjadi pelayanan yang lebih cepat, efektif, transparan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dedie menegaskan, Pemkot Bogor akan terus memperkuat sistem pemerintahan yang bersih dan profesional melalui pengelolaan anggaran yang tepat sasaran serta berorientasi pada pembangunan dan kesejahteraan warga.
DPRD Apresiasi Konsistensi Pemkot Bogor
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu dekade juga mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil.
Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan komitmen seluruh elemen pemerintahan dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
“Alhamdulillah, Kota Bogor kembali meraih opini WTP. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan karena mampu dipertahankan hingga 10 kali. Tentu ini bukan pekerjaan yang mudah,” ujarnya.
Menurut Adityawarman, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program pembangunan di Kota Bogor berjalan semakin baik dari tahun ke tahun.
Ia berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat terus diperkuat guna memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap rupiah dari APBD digunakan secara tepat, efektif, dan dapat dirasakan langsung oleh warga Kota Bogor,” tegasnya.
Dengan raihan WTP ke-10 ini, Kota Bogor kembali menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang konsisten menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan bertanggung jawab.












Komentar