RASIOO.ID – Harapan warga Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, untuk memiliki akses jalan yang lebih aman dan nyaman akhirnya mulai terwujud. Pemerintah Desa (Pemdes) Gorowong resmi memulai pembenahan ruas jalan penghubung Kampung Ciawian hingga Kampung Nagrek Kidul sepanjang 477 meter pada Selasa 7 Juli 2026.
Proyek tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selama bertahun-tahun, ruas jalan itu dikenal memiliki kondisi yang sempit, curam, serta memiliki perbedaan elevasi yang cukup tinggi dengan rumah-rumah warga sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Kepala Desa Gorowong, Rully Akbar, mengatakan pembenahan jalan dilakukan berdasarkan hasil musyawarah bersama para ketua RT, RW, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.
“Alhamdulillah hari ini pengerjaan sudah dimulai. Kami mengawal langsung aspirasi masyarakat agar perbaikan jalan ini benar-benar memberikan dampak positif bagi seluruh warga,” ujar Rully.
Ia menjelaskan, proses pekerjaan diawali dengan perataan badan jalan agar memiliki elevasi yang sejajar dengan jalan kabupaten. Selama ini, perbedaan ketinggian antara badan jalan dan permukiman warga mencapai sekitar dua hingga tujuh meter sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.
Selain menjadi jalur utama penghubung Kampung Ciawian dan Kampung Nagrek Kidul, ruas jalan tersebut juga merupakan akses penting menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bayuku yang setiap hari dilalui warga.
Tak hanya melakukan pembenahan, Pemerintah Desa Gorowong juga telah menyiapkan langkah lanjutan berupa pembangunan betonisasi jalan melalui Program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Jalan Desa dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Melalui program tersebut, lebar jalan yang saat ini berkisar dua hingga tiga meter akan diperluas menjadi sekitar lima meter sehingga mampu meningkatkan keselamatan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
“Kami sudah mengusulkan betonisasi melalui program Bankeu. Harapannya, setelah pekerjaan ini selesai, masyarakat memiliki akses jalan yang lebih lebar, kuat, dan nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang,” jelas Rully.
Salah seorang warga, Abah Udi (65), mengaku sangat bersyukur pembangunan jalan akhirnya direalisasikan. Ia menilai kondisi jalan selama ini sudah tidak layak karena permukaan jalan lebih rendah dibandingkan rumah-rumah warga.
“Alhamdulillah kami sangat senang. Perbaikan jalan ini sudah lama dinantikan masyarakat. Semoga setelah selesai nanti aktivitas warga menjadi lebih nyaman, aman, dan lancar. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Gorowong yang telah memperjuangkan pembangunan ini,” ungkapnya.
Pembenahan jalan tersebut diharapkan menjadi langkah awal peningkatan infrastruktur desa di Kecamatan Parungpanjang. Dengan akses yang lebih baik, mobilitas warga, distribusi hasil usaha masyarakat, hingga pelayanan sosial di Desa Gorowong diyakini akan semakin meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat setempat.














Komentar