RASIOO.ID – Ikatan Mahasiswa Bogor–Bandung Raya (IKMABO-BR) resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026 dalam prosesi pelantikan yang digelar di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Minggu, 19 Juli 2026.
Pelantikan yang mengusung tema “Rise with Trust, Move for Change” ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penegasan komitmen organisasi mahasiswa daerah tersebut untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung pembangunan daerah.
Tema yang diangkat mencerminkan semangat membangun kepercayaan sebagai fondasi organisasi sekaligus mendorong perubahan melalui kontribusi nyata mahasiswa bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IKMABO-BR juga melepas peserta Program Abdi Desa, sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sebanyak 56 pengurus resmi dilantik untuk menjalankan roda organisasi selama periode 2026. Sementara itu, 90 mahasiswa dilepas sebagai peserta Program Abdi Desa yang akan melaksanakan pengabdian di sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 190 anggota IKMABO-BR, jajaran alumni, para demisioner, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran mahasiswa dalam pembangunan daerah.
Ketua Umum IKMABO-BR, Karima Abdul Aziz, mengatakan organisasi mahasiswa daerah memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus menjadi jembatan antara aspirasi mahasiswa dengan kebutuhan pembangunan di daerah.
“Mahasiswa Bogor yang menempuh pendidikan di Bandung Raya harus mampu kembali dengan membawa gagasan, inovasi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah asalnya. IKMABO-BR ingin menjadi ruang lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap kemajuan Kabupaten maupun Kota Bogor,” ujar Karima.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menilai mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengamat perubahan, tetapi juga harus hadir sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai tantangan di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pembangunan daerah.
Pelantikan kepengurusan periode 2026 ini juga menjadi penegasan arah baru IKMABO-BR sebagai organisasi mahasiswa kedaerahan yang berkomitmen membangun sinergi lintas sektor. Melalui kerja sama yang lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, organisasi ini berharap dapat memperluas ruang partisipasi mahasiswa dalam pembangunan daerah.
Dengan kepengurusan baru yang telah dikukuhkan serta dimulainya Program Abdi Desa, IKMABO-BR menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, pengabdian yang berkelanjutan, dan kontribusi yang terukur bagi kemajuan Kabupaten maupun Kota Bogor.
Semangat “Rise with Trust, Move for Change” diharapkan menjadi landasan bagi organisasi dalam melahirkan generasi muda yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.















Komentar