Angkot Dituding Biang Macet, Warganet kota Bogor Beri Pandangan Berbeda

RASIOO.id – Persoalan angkutan kota (angkot) kembali menjadi perbincangan warganet di Kota Bogor. Beragam komentar muncul dalam unggahan akun TikTok Metro Bogor yang membahas kondisi angkot dan kemacetan di Kota Bogor.

Sebagian warganet menilai angkot masih menjadi salah satu persoalan lalu lintas, terutama ketika kendaraan berhenti atau mengetem sembarangan di ruas jalan.

“Engga harus meniadakan angkot. Minimal diperbaiki lah jangan ngetem sembarangan, ga gerak-gerak sampai di belokkan jadi macet, ga bisa belok,” tulis akun @asthrax.

Komentar lain bahkan menilai kepadatan angkot turut berpengaruh terhadap kondisi lalu lintas di Kota Bogor.

“Bogor tanpa angkot tentram, jalanan damai lancar, ternyata problem macet Bogor ya angkot yang over kebanyakan?” tulis akun @angin_santai.

Namun, tidak semua warganet sepakat menyalahkan angkot sebagai penyebab utama kemacetan. Sebagian menilai pertumbuhan kendaraan pribadi juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.

“Kenapa pada nyalahin angkot seolah-olah penyebab jalanan ramai dan macet, padahal jumlah angkot ga bertambah, yang bertambah jumlah kendaraan pribadi,” tulis akun @awokawokjsks.

Ia mencontohkan kepadatan lalu lintas di kawasan KBR saat akhir pekan yang menurutnya tetap terjadi meski tidak selalu disebabkan oleh angkot.

Di tengah perdebatan tersebut, ada pula warganet yang menyoroti kondisi pengemudi angkot. Salah satu komentar menyebut masih terdapat pengemudi angkot yang diduga masih berusia di bawah umur.

Sementara itu, sebagian warganet meminta pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyiapkan solusi bagi sopir angkot yang terdampak kebijakan transportasi.

“Kasih solusi buat supir angkot, kasih kerjaan, jangan semua diambil sama pemerintah,” tulis akun @mamavarisha.

Ragam komentar tersebut menunjukkan persoalan angkot di Kota Bogor memiliki sejumlah sudut pandang. Warga yang mengeluhkan angkot menyoroti aktivitas mengetem dan dampaknya terhadap kelancaran lalu lintas. Di sisi lain, warga yang membela angkot menilai kendaraan pribadi juga menjadi bagian dari persoalan kemacetan.

Perdebatan di media sosial itu memperlihatkan bahwa penanganan transportasi di Kota Bogor tidak hanya berkaitan dengan penertiban angkot. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan kelancaran lalu lintas, kebutuhan transportasi masyarakat, serta keberlangsungan mata pencaharian para sopir angkot.

Komentar