RASIOO.id – Kepergian Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Rusdi Alam, yang wafat pada Minggu, 19 Juli 2026, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, kolega, hingga masyarakat. Duka yang sama dirasakan Sopian Hadi Permana, ajudan almarhum, yang mengaku kehilangan sosok pemimpin, guru, mentor, sekaligus abang yang telah banyak memberi makna dalam perjalanan hidupnya.
Sopian mengawali ungkapan belasungkawa dengan mendoakan almarhum.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah orang tua, guru, mentor, sekaligus abang kami tercinta, H. Rusdi Alam, S.Th.I., M.S.M., pada hari Minggu, 19 Juli 2026,” ujarnya.
Ia mengenang awal perjalanannya mendampingi H. Rusdi Alam sebagai ajudan Ketua DPRD Kota Tangerang. Momen itu bermula pada 30 September 2024, saat dirinya dipanggil ke ruang kerja almarhum dan menerima amanah untuk mendampingi selama menjalankan tugas sebagai Ketua DPRD.
“Bukan sekadar memanggil, Abang memberikan sebuah amanah dan tanggung jawab yang begitu besar, meminta saya untuk mengawal dan mendampingi Abang selama mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang,” kenangnya pada Selasa, 21 Juli 2026.
Sejak saat itu, Sopian mengaku banyak belajar dari sosok H. Rusdi Alam. Baginya, almarhum bukan hanya atasan, tetapi juga guru kehidupan yang selalu mengajarkan integritas, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Abang bukan hanya seorang atasan, melainkan guru kehidupan, mentor, sekaligus kakak yang selalu membimbing dengan penuh ketulusan. Setiap nasihat, teladan, dan ajaran tentang integritas, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat akan selalu menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup saya,” tuturnya.
Menurut Sopian, kepercayaan yang diberikan almarhum turut mengantarkannya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Selatan.
“Jasa dan keyakinan Abang kepada saya adalah sebuah kehormatan yang tidak akan pernah saya lupakan,” katanya.
Kedekatan mereka juga terjalin di luar urusan pekerjaan. Saat Sopian menikah pada Januari 2026, H. Rusdi Alam hadir memberikan dukungan dan doa.
“Kehadiran serta kasih sayang Abang pada momen terpenting dalam hidup saya akan selalu saya kenang sepanjang hayat,” ujarnya.
Ia juga mengenang kebersamaan terakhir mereka saat berlibur ke Pahawang sekitar sebulan sebelum almarhum wafat.
“Kenapa secepat ini, Bang? Rasanya baru kemarin kita tertawa bersama. Baru sebulan yang lalu kita menikmati liburan ke Pahawang, berbagi cerita, canda, dan tawa seolah masih akan ada begitu banyak perjalanan yang akan kita lalui bersama,” ungkapnya.
Sopian mengungkapkan masih banyak rencana yang belum sempat diwujudkan bersama almarhum, mulai dari mendaki Gunung Agung hingga menunaikan ibadah umrah.
“Harusnya akhir bulan ini kita mendaki Gunung Agung, seperti yang Abang inginkan. Kita juga masih memiliki mimpi untuk berangkat menunaikan ibadah umrah bersama. Namun ternyata Allah SWT memiliki rencana yang jauh lebih indah,” tuturnya.
Baginya, H. Rusdi Alam merupakan sosok yang telah mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Ia pun mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.
Momen paling berat bagi Sopian terjadi pada 20 Juli 2026, ketika ia kembali mendampingi H. Rusdi Alam untuk terakhir kalinya menuju tempat peristirahatan terakhir.
“Dengan hati yang sangat berat namun penuh keikhlasan, saya kembali mendampingi Abang untuk terakhir kalinya. Bukan lagi menuju ruang kerja atau menjalankan tugas-tugas pengabdian, melainkan mengantarkan Abang menuju tempat peristirahatan terakhir,” ucapnya.
Di akhir pesannya, Sopian menyampaikan permohonan maaf serta doa untuk almarhum.
“Mohon maafkan segala khilaf, kekurangan, dan kesalahan saya selama mendampingi Abang. Saya bersaksi bahwa Abang adalah pribadi yang baik, tulus, dan banyak memberikan manfaat bagi orang lain.”
Ia menutup pesan tersebut dengan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah dianggap sebagai abang sekaligus guru kehidupan.
“Selamat jalan, Bang H. Rusdi Alam. Terima kasih atas setiap ilmu, kepercayaan, kasih sayang, perhatian, dan kesempatan yang telah Abang berikan kepada saya. Semua itu akan menjadi amanah yang akan saya jaga dan saya teruskan dalam setiap langkah pengabdian.”
Meta Deskripsi:










Komentar