RASIOO.id – Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah melalui pengawalan penuh terhadap pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos).
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kecamatan Bogor Selatan pun mengambil peran aktif dalam memastikan proses administrasi dan pendataan penerima manfaat berjalan sesuai ketentuan.
Camat Bogor Selatan, Harry Cahyadi, menjelaskan bahwa data penerima bantuan sepenuhnya berasal dari Kementerian Sosial melalui sistem by name by address. Pemerintah kecamatan berfungsi sebagai fasilitator untuk memastikan seluruh proses di lapangan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Itu nanti by name by address-nya langsung dari Kementerian Sosial. Jadi kita hanya sebagai user, bagaimana proses itu bisa berjalan, bagaimana kita bisa menjadi bagian agar warga, khususnya Kota Bogor dan Bogor Selatan, masuk ke dalam desil,” ujar Harry saat ditemui di The Kaboen Aster, Kamis 23 Juli 2026.
Menurutnya, Kecamatan Bogor Selatan siap mengawal setiap tahapan administrasi bagi calon penerima manfaat, baik yang masuk dalam kategori desil satu maupun kategori lainnya sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.
“Saya kurang hafal ya, 1 sampai dengan 5, atau 1 sampai dengan 3, atau 1 sampai dengan 2. Yang pasti kita akan mengawal proses administrasi tersebut,” katanya.
Harry menegaskan, pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap Program Sekolah Rakyat karena dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan angka anak putus sekolah di Kota Bogor, khususnya di wilayah Bogor Selatan.
“Pasti kita mendukung semua program ini demi Kota Bogor yang lebih baik dan Bogor Selatan terbebas dari anak putus sekolah,” tegasnya.
Berdasarkan data awal yang diterima, jumlah warga asal Bogor Selatan yang diperkirakan menjadi penerima manfaat dalam program tersebut masih relatif sedikit.
“Ada kurang lebih sekitar tiga orang untuk Bogor Selatan,” tutup Harry.
Melalui pengawalan administrasi yang maksimal dan validasi data yang akurat, Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan berharap seluruh anak yang berhak memperoleh bantuan pendidikan dapat terakomodasi, sehingga target menciptakan wilayah yang bebas dari anak putus sekolah dapat segera terwujud.










Komentar