RASIOO.id – Tumpukan sampah di kawasan bawah Jembatan Jalan RE Martadinata, Kota Bogor, kembali mengeluarkan asap setelah sebelumnya dilanda kebakaran beberapa hari lalu. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga karena dikhawatirkan api kembali membesar akibat banyaknya material mudah terbakar yang masih menumpuk di lokasi.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kelurahan Ciwaringin bersama warga dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor berencana menggelar aksi gotong royong untuk membersihkan tumpukan sampah sekaligus menata kawasan agar tidak kembali menjadi lokasi pembuangan sampah liar.
Lurah Ciwaringin, Ade Suryana, membenarkan bahwa kegiatan gotong royong akan segera dilaksanakan sebagai langkah cepat mengatasi persoalan tersebut.”InsyaAllah akan dilaksanakan,” ujar Ade melalui pesan singkat, Kamis 30 Juli 2026.
Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan di Jalan RE Martadinata pada Senin 27 Juli 2026 sore. Api membakar lahan yang dipenuhi sampah kering, plastik, kain bekas, serta semak dan pepohonan, sehingga proses pemadaman cukup menyulitkan.
Seorang pedagang di sekitar lokasi, Ucu (60), mengatakan titik api kembali muncul karena masih banyak sampah yang tersisa di bagian bawah tumpukan.
“Api muncul lagi, masih berasap. Di bawah masih banyak sampah kain-kain dan plastik, jadi menyala lagi,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, warga bersama Kelurahan Ciwaringin akan bergotong royong membersihkan area tersebut agar potensi kebakaran dapat diminimalkan.
“Besok ada rencananya buat gotong royong,” katanya.
Tak hanya membersihkan sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor juga akan membongkar tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang selama ini menjadi sumber penumpukan sampah di lokasi tersebut.”Jumat besok mau dibongkar. Tempat sampah ini tidak boleh dipakai lagi untuk buang sampah ke sini,” ungkap Ucu.
Ia menambahkan, armada pengangkut sampah dari DLH dijadwalkan mulai bersiaga sejak pukul 05.00 hingga 06.00 WIB untuk mengangkut sisa-sisa sampah sebelum dilakukan penataan kawasan.
Langkah pembongkaran TPS liar dan aksi gotong royong ini diharapkan menjadi solusi permanen agar kawasan bawah Jembatan RE Martadinata tidak lagi dipenuhi tumpukan sampah yang berpotensi memicu kebakaran, mencemari lingkungan, serta mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.














Komentar