Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu, Hari Ini Jadi Rp2,68 Juta per Gram

RASIOO.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami koreksi cukup tajam pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Harga jual emas Antam tercatat turun Rp30.000 per gram, menjadi Rp2.680.000 per gram.

Penurunan ini menjadi perhatian bagi investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang. Pasalnya, koreksi harga terjadi di tengah pergerakan pasar emas global yang masih dinamis.

Harga Rp2.680.000 per gram tersebut merupakan harga dasar dan belum memperhitungkan pajak PPh 22 yang berlaku dalam transaksi pembelian emas.

Harga Buyback Ikut Bergerak

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami perubahan.

Harga buyback menjadi salah satu indikator penting bagi pemilik emas yang sedang mempertimbangkan untuk menjual kembali kepemilikannya. Perubahan harga ini membuat investor perlu memperhitungkan selisih antara harga pembelian dan harga jual kembali sebelum mengambil keputusan.

Koreksi harga emas pada perdagangan hari ini juga memperlihatkan bahwa logam mulia tetap tidak terlepas dari sentimen pasar global.

Dolar AS Jadi Salah Satu Pemicu

Pergerakan harga emas dunia menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi harga emas di dalam negeri.

Menguatnya indeks dolar Amerika Serikat (USD) memberikan tekanan terhadap emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar. Ketika dolar menguat, emas cenderung menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya sehingga dapat menekan permintaan.

Selain itu, pelaku pasar global masih mencermati berbagai sentimen ekonomi dan kebijakan moneter yang dapat memengaruhi arah harga emas dalam jangka pendek.

Dengan penurunan Rp30.000 per gram, perdagangan emas Antam hari ini menjadi salah satu momentum yang patut diperhatikan, terutama bagi investor yang sedang memantau peluang membeli ketika harga mengalami koreksi.

Namun, bagi masyarakat yang hendak berinvestasi emas, perubahan harga harian sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan. Tren harga global, nilai tukar rupiah, biaya transaksi, pajak, serta tujuan investasi tetap perlu diperhitungkan sebelum melakukan pembelian atau penjualan.

Komentar